Kata Polisi Soal Penahanan Richard Lee

Dokter kecantikan Richard Lee (kanan)
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

Jakarta, VIVA - Polda Metro Jaya membenarkan telah melakukan penahanan terhadap Dokter kecantikan sekaligus influencer ternama, Richard Lee.

img_title Koordinator BEM UI Diduga Dianiaya hingga HP Dirampas di Tebet, Polisi Turun Tangan Meski Belum Ada Laporan

"Iya, (ditahan)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Edy Suranta Sitepu, Jumat, 6 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski membenarkan, dirinya belum berkata lebih jauh. Kata dia, hal itu akan dibeberkan nanti. Namun, belum dirinci kapan persisnya.

img_title Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Polisi Minta Suporter Tak Lakukan Hal Ini

"Nanti akan disampaikan," kata dia lagi.

Untuk diketahui, kabar mengejutkan datang dari Polda Metro Jaya. Dokter kecantikan sekaligus influencer ternama, Richard Lee, resmi ditahan penyidik terkait kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.

img_title Jangan Sampai Terjebak Macet! Final Indonesia vs Thailand di GBK, 4 Ruas Jalan Ini Dirpediksi Padat

Penahanan dilakukan setelah Richard Lee menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Richard Lee keluar dari gedung pemeriksaan dengan pengawalan ketat petugas. Ia tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam saat digiring menuju rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Tangan Richard Lee terlihat diduga diborgol, namun tertutup oleh pakaian yang ia kenakan. Dokter yang dikenal aktif di media sosial itu juga tidak mengeluarkan sepatah kata pun saat dibawa petugas.

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra (kedua kanan)

Usai Resmi Terima Laporan, Polisi Bongkar Perkembangan Terbaru Kasus Koordinator BEM UI Diduga Dianiaya

Kasus dugaan pengeroyokan Koordinator Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia (UI), Hafidz Hernanda, kini masuk dalam penanganan Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut