Prabowo Protes ke Hashim Gegara Progres Program 3 Juta Rumah Lambat

Ketua Satgas Perumahan sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto disebut sempat protes terhadap Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo karena lambatnya pembangunan program 3 juta rumah

img_title Approval Rating Prabowo Turun, Andi Widjajanto Ungkap Penyebabnya

Protes tersebut disampaikan Prabowo ke Hashim pada pekan lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian disampaikan Hashim dalam acara Pencanangan Pembangunan Hunian Dala Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

img_title Tawarkan Ratusan Blok Migas, Indonesia Ajak Investor Rusia Ikut Proses Lelang

“Beberapa minggu lalu saya ketemu Presiden, bicara mengenai program ini, program, (dia) tanya … ‘Kenapa kok program perumahan agak lambat? Terkesannya lambat.’ Kesan di pemikiran Presiden,” kata Hashim.

Hashim lantas menjelaskan ke Prabowo bahwa progres program pembangunan 3 juta rumah ini lambat karena adanya masalah birokrasi yang terjadi di Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP). 

img_title Bos Danantara: Prabowo-Putin Bahas Investasi Pupuk hingga Perkapalan

“Saya jelaskan terus terang saja ada masalah birokrasi, Kementerian Perumahan kan kementerian baru, baru satu tahun dan sebagainya, sebagainya,” tutur dia.

Meski ada persoalan tersebut, Prabowo disebut Hashim tetap ingin agar program pembangunan 3 juta rumah rakyat berjalan lebih cepat. 

“Tapi sebetulnya Presiden ingin ini cepat, cepat,” ungkap Hashim. 

Sementara itu, dibangunnya hunian vertikal di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) dinilai akan mempercepat laju pembangunan hunian dalam rangka program pembangunan 3 juta rumah rakyat. 

Namun, selain percepatan program, pembangunan hunian vertikal ini juga membuktikan bahwa tidak hanya kelas menengah ke atas yang bisa memiliki hunian layak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, dengan program 3 juta rumah rakyat, masyarakat berpendapatan rendah (MBR) juga dinilai akan lebih mudah mengakses hunian layak. 

“Saya kira Pak Menko (Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono) tadi sebutkan, ada kesan bahwa yang dapat perumahan ini kelas menengah ke atas. Tapi sesungguhnya yang membutuhkan bukan hanya kelas menengah ke atas tapi juga yang di bawah kelas menengah. Maka satgas perumahan dibentuk 2 tahun lalu agar supaya mempercepat proses ini,” pungkas Hashim.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Bahlil Janji Realisasikan Kerja Sama Energi RI-Rusia hingga Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

Bahlil mengaku Presiden Prabowo telah mengarahkan agar tindak lanjut kesepakatan RI-Rusia itu, harus bisa hasilkan manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut