BGN Gandeng Kejaksaan Perkuat Pengawasan Internal

Kepala BGN, Dadan Hindayana
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memperkuat pengawasan internal. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menggandeng Kejaksaan Agung dengan menempatkan jaksa di jajaran pusat lembaga tersebut.

img_title BGN Susun Ulang Biaya Operasional dan Insentif Dapur MBG

Hal itu terungkap usai Kepala BGN, Dadan Hindayana, bertemu Jaksa Agung RI, Sanitiar (ST) Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan itu, Dadan secara langsung mengajukan permintaan agar ada satu jaksa yang ditugaskan menjadi pejabat di lingkungan BGN.

img_title Dua Pejabat KPK Dipulangkan ke Kejagung, Sudah Lebih dari 10 Tahun Bertugas di Lembaga Antirasuah

"Saya juga meminta ada komponen dari Kejaksaan Agung yang akan kami tugaskan untuk ikut menjadi salah satu pejabat di Badan Gizi Nasional. Yang kami minta agar memperkuat tim Badan Gizi Nasional di bagian pusat," ucap Dadan.

Ia menjelaskan, kebutuhan tersebut muncul untuk memperkuat sistem pengawasan di internal BGN, terutama pada level strategis. Nantinya, jaksa yang ditunjuk akan menempati posisi eselon II.

img_title Ferry Boboho Beberkan Permintaan Uang ke Tan Kian, Febrie Adriansyah Disebut Sempat Bilang Rp50 M

Meski begitu, Dadan belum mengungkap siapa sosok yang akan mengisi jabatan tersebut. Ia hanya memastikan pelantikan akan dilakukan langsung olehnya.

Pejabat dari unsur kejaksaan itu direncanakan akan fokus pada bidang pengawasan, khususnya di inspektorat.

"Ya, terutama di inspektorat. Eh, eselon 2, ya," kata Dadan.

Tak hanya di pusat, penguatan pengawasan juga akan diperluas hingga ke daerah. BGN berencana melibatkan Kejaksaan Negeri untuk mendampingi program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Selama ini, pengawasan internal BGN telah berjalan dengan melibatkan BPKP serta koordinasi dengan Kejaksaan Agung dalam pendampingan program dan anggaran. Namun, skema baru ini dinilai akan membuat pengawasan lebih menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan sekarang kita ingin menambah satu komponen pengawasan, yaitu melalui seluruh komponen Jaksa Agung, Kejaksaan Agung, yang ada di daerah," katanya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kontrol terhadap program pemenuhan gizi nasional, sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Kejagung periksa seorang saksi terkait perkara tambang batu bara PT CCM.

Kejagung Periksa Pejabat ESDM terkait Dugaan Korupsi Tambang Batu Bara PT CCM

Kejagung memeriksa saksi dari Kementerian ESDM dalam penyidikan dugaan korupsi tambang batu bara PT CCM di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, periode 2013 hingga 2025.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut