Pemerintahan Saat Ini Dinilai Demokratis

Ilustrasi demokrasi Indonesia.
Sumber :
  • U-Report

Jakarta, VIVA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai demokratis. Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana menyebutkan beberapa indikator kadar demokratis dari pemerintahan Prabowo saat ini.

img_title Bahlil Sebut Pabrik Baterai CATL-Antam Segera Diresmikan

Diantaranya, pemerintah masih mengakui kritik publik, komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan tidak ada pembatasan secara sistemik terhadap oposisi atau organisasi masyarakat sipil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kesimpulan saya, pemerintahan Prabowo Subianto saat ini masih demokratis dengan kecenderungan ingin menunjukkan ketegasan negara," kata dia kepada wartawan, Sabtu, 28 Maret 2026.

img_title Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang

Dia mengatakan, pemerintahan Presiden Prabowo masih jauh dari kata otoriter. Pasalnya, pemerintah sendiri terbuka terhadap kritik yang disampaikan publik. Hal itu dinilai berbeda dengan rezim yang benar-benar otoriter, yang biasanya sejak awal menutup ruang kritik. 

"Kalau kita lihat secara empiris sejauh ini, saya belum melihat cukup bukti kuat untuk menyebut pemerintahan Prabowo Subianto sebagai pemerintah yang otoriter," katanya.

img_title Presiden Prabowo Tekankan Kedaulatan Data sebagai Fondasi Keutuhan Bangsa

Ayip juga menyoroti komitmen dalam menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andri Yunus. Ia menilai hal tersebut sebagai sinyal positif bagi penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia

Bahlil Sebut Prabowo Segera Resmikan Program Listrik Desa

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa presiden Prabowo Subianto akan meresmikan program listri desa tahun 2025.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut