Pergoki Maling Motor di Lampung, Brigadir AS Tewas Ditembak

Lokasi pelaku pencurian kendaraan bermotor yang menembak polisi di Kota Bandarlampung
Sumber :
  • ANTARA/Dian Hadiyatna

Bandarlampung, VIVA – Aparat Kepolisian Daerah Lampung memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor yang menembak anggota polisi di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, pada Sabtu pagi.

img_title Propam Turun Tangan Usai Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Jumlah Polisi yang Diperiksa Masih Misteri

"Tim khusus dari Polda, Polresta Bandarlampung dan Polsek Labuhan Ratu sudah dikerahkan untuk menangkap pelaku dua pelaku yang menembak Brigadir AS," kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan penembakan itu terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 WIB dan saat itu Brigadir AS yang sedang berada di sebuah toko melihat dua pria sedang mencoba merusak kunci stir sepeda motor Honda Beat biru putih nopol BE 2826 NBM terparkir di lokasi, Jalan ZA Pagaralam, Bandarlampung.

img_title Viral! Detik-detik Mencekam Polisi dan BNN Turun dari KRL, Serbu Markas Narkoba di Kampung Bahari, Begini Kronologinya

"Melihat gerak-gerik yang mencurigakan, Brigadir AS menegur para pelaku. Namun, setelah ditegur, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah Brigadir AS," katanya.

Akibat tembakan tersebut, Brigadir AS seketika terkapar. Dalam kondisi kritis, anggota polisi itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapat perawatan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

img_title Polisi Punya Mobil Khusus untuk Bongkar Mobil yang Ringsek, Begini Peralatannya

"Ya, korban telah dinyatakan meninggal setelah sempat kritis di Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa saat ini aparat dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung dan Polsek Labuhan Ratu sedang menyelidiki dan mendalami perkara ini serta mengejar dua pelaku tersebut.

"Barang bukti sementara yang telah diamankan meliputi satu kunci T, satu unit motor hendak dicuri pelaku, sepeda motor, dan handphone korban," katanya. (Ant)

Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor

Buntut Polisi Todong Senjata ke Santriwati, Komnas Perempuan: Proses Hukum Tidak Membenarkan Tindakan Itu

Soal insiden dugaan polisi bentak dan todong senjata ke Santriwati saat geledah Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jateng. Sontak Komnas Perempuan

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut