Kronologi Lengkap Cerdas Cermat Empat Pilar MPR 2026 di Kalbar: dari Kesalahan Juri hingga Jadi Sorotan!

Peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat
Sumber :
  • YouTube MPRGOID

VIVA – Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat mendadak menjadi perhatian nasional setelah potongan videonya viral di media sosial. Polemik bermula dari keputusan dewan juri yang dianggap tidak konsisten saat memberikan penilaian kepada peserta lomba.

img_title Viral Pemilik Laptop Klaim RAM Diduga Berganti Usai Servis di Mangga Dua, Ini Kronologinya

Viral Juri Lomba Cerdas Cermat di Kalbar Dinilai Dzolimi Peserta, Dalih Artikulasi Jadi Sorotan

Photo :
  • YouTube MPRGOID

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang yang seharusnya menjadi kompetisi edukatif itu berubah menjadi perdebatan panas di internet. Banyak netizen menilai terjadi ketidakadilan dalam penilaian jawaban peserta, terutama terhadap tim dari SMAN 1 Pontianak.

img_title Poin-poin Penting Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR, dari 121 Kebijakan Transformatif hingga Program MBG

Berikut VIVA rangkum Rabu, 13 Mei 2026, kronologi lengkap cerdas cermat empat pilar MPR 2026 di Kalimantan Barat, dari kesalahan juri hingga jadi sorotan.

Digelar di Pontianak dan Diikuti SMA Terbaik Kalbar

img_title Ketua MPR Ungkap Gebrakan Pemerintah, Sebut Sekolah Rakyat hingga Koperasi Desa

LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar di Pontianak pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kompetisi tersebut diikuti sejumlah SMA terbaik dari berbagai daerah di Kalbar sebelum akhirnya menyisakan tiga sekolah di babak final, yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Lomba ini sendiri merupakan bagian dari program sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Awal Polemik: Jawaban Dianggap Salah Karena Artikulasi

Kontroversi mulai muncul saat sesi rebutan di babak final berlangsung. Salah satu peserta dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Peserta menyebut unsur DPR dan DPD dalam jawabannya. Namun dewan juri menyatakan jawaban tersebut kurang tepat karena kata “DPD” dianggap tidak terdengar jelas akibat artikulasi peserta.

Keputusan itu langsung memicu protes dari peserta dan penonton karena substansi jawaban dinilai sebenarnya sudah benar.

Jawaban Serupa Justru Dinyatakan Benar

Polemik semakin memanas ketika tim lain kemudian memberikan jawaban dengan inti yang hampir sama, namun justru dinyatakan benar oleh dewan juri. Momen inilah yang kemudian viral di media sosial setelah videonya tersebar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak netizen menilai keputusan tersebut tidak konsisten. Istilah “artikulasi” bahkan menjadi bahan perbincangan luas dan memunculkan berbagai meme di internet.

Muncul Dugaan Gangguan Speaker

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut