JK: Orang Luar Jawa Sulit Jadi Presiden

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla
Sumber :
  • ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Jakarta, VIVA – Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) mengatakan orang yang berasal dari luar Pulau Jawa sulit untuk menjadi Presiden RI. 

img_title IHSG Ditutup Zona Merah di Level 4.900, Terendah Sejak 10 Tahun Terakhir!

Hal itu disampaikan JK saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran Milad ke-84 yang berlangsung di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JK awalnya bercerita soal awal dirinya masuk ke dalam dunia politik. Saat itu, JK diajak masuk ke dalam pemerintahan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. 

img_title Banyak Kader PSI Desak Jokowi Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Ahmad Ali sebut Fakta: Itu Momen Nasional

"Waktu masuk politik, tidak sengaja sebenarnya. Ajak anggota MPR utusan daerah. Waktu tiba-tiba Pak Gus Dur usul kabinet, terus, 'Siapa yang mewakili Indonesia Timur?' Cuma satu yang bisa, cuma saya. Masuklah saya kabinet," kata JK.

Karir politik JK terus berjalan, mulai dari menjadi anggota DPR hingga menjadi Menko Kesejahteraan Rakyat. 

img_title Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Jokowi dan Ijazah Aslinya, Refly Harun: Kami Merasa Aneh

Setelah memiliki pengalaman yang cukup, JK pun sempat memutuskan ikut dalam kontestasi Pilpres namun hanya sebagai Wakil Presiden.  

JK diketahui sempat menjadi Wakil Presiden RI mendampingi Presiden periode 2004-2009 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia kemudian kembali ditunjuk menjadi Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden pada periode 2014-2019.

"Jadi DPR dulu, Menteri, kemudian Menko Kesra, Wakil Presiden," ungkap dia.

JK mengaku dirinya sempat berusaha maju dalam Pilpres 2009 berpasangan dengan Wiranto. Namun, nasibnya kurang beruntung sehingga gagal menjadi orang nomor satu di negeri ini. 

Menurut JK, faktor daerah asal masih menjadi tantangan bagi tokoh di luar Jawa untuk memenangkan kontestasi Pilpres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ke Presiden gagal. Memang kita orang luar Jawa masih agak sulit, mesti susah lah," pungkas dia.

(tvOnenews.com / Aldi Herlanda)

Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan

Presiden Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Hadirkan Keadilan Bagi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan program Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) secara nasional pada 10 November 2026. Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut