Penyebab Pria Disekap di Showroom Motor Cakung Terkuak! Penyebabnya Nunggak Cicilan PCX Rp3,3 Juta

Ilustrasi penyekapan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VIVAMotif di balik penyekapan seorang pria bernama Rizky Nur Aldriansyah (29) di sebuah showroom motor kawasan Cakung, Jakarta Timur, akhirnya terungkap.

img_title Pria 40-an Sering Lelah dan Sulit Fokus? Jangan Cuma Salahkan Usia, Ini Masalah yang Mengintai

Polisi menyebut korban diduga disekap karena menunggak cicilan sepeda motor selama dua bulan. Fakta itu diungkap Satuan Resmob Bareskrim Polri setelah melakukan pendalaman terhadap kasus penyekapan yang sempat menghebohkan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui membeli satu unit motor PCX senilai sekitar Rp30 juta dengan sistem cicilan.

img_title YLBHI Minta Bareskrim Usut Kombes yang Diduga Lakukan Penipuan Investasi Tambang Emas

“Masalah utang piutang pembelian motor. (Korban beli) 1 motor PCX sekitar Rp30 juta, jadi korban ini nyicil ke pihak shoowroom, terus telat bayar 2 bulan,” ujar Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Teuku Arsya Khadafi, Senin, 18 Mei 2026.

Arsya menjelaskan, korban memiliki kewajiban membayar angsuran sebesar Rp1.670.000 per bulan. Namun, selama dua bulan terakhir pembayaran disebut macet, sehingga total tunggakan mencapai Rp3.340.000.

img_title Pria di Aceh Ditangkap karena Sodomi Bocah 4 Tahun Secara Berulang

Diduga karena persoalan tunggakan itu, Rizky kemudian dibawa dan disekap di lantai dua showroom motor selama dua hari. Tak hanya disekap, korban juga disebut mengalami penganiayaan selama berada di lokasi.

“Disekap 2 hari, iya (korban dianiaya selama disekap),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi cepat jajaran Resmob Bareskrim Polri berhasil menyelamatkan seorang pria yang diduga menjadi korban penyekapan di lantai dua sebuah showroom motor di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Korban bernama Rizky Nur Aldriansyah (29) berhasil dibebaskan setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui layanan pengaduan Whatsapp “Bang Resmob” milik Bareskrim Polri.

Laporan tersebut diterima sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti petugas hingga korban berhasil ditemukan pada hari yang sama, Kamis, 14 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mendatangi TKP dan melaksanakan lidik terhadap peristiwa dimaksud dan berhasil menemukan keberadaan korban Rizky Nur Aldriansyah yang sedang disekap,” tutur Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.

Dalam operasi itu, tim yang dipimpin Kanit 3 Satresmob Ajun Komisaris Besar Polisi Reinhard H. Nainggolan juga berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku masing-masing bernama Adrian Budyanto dan Rohman.

Ilustrasi Karhutla

Bukan Cuma Pembakar! Bareskrim Incar Individu hingga Korporasi yang Raup Untung dari Karhutla

Bareskrim Polri menegaskan bakal mengejar pihak yang mendapatkan keuntungan dari praktik pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut