Fantastis! Minyak Mentah dari Kapal Iran Sitaan Kasus Lingkungan Terjual Rp900 Miliar, Harley Indra Kenz Jadi Rebutan

Kepala BPA Kejagung, Kuntadi (tengah)
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

Ia menilai sistem lelang terbuka seperti BPA Fair mampu mengoptimalkan nilai aset rampasan negara. Bahkan, beberapa barang disebut laku berkali-kali lipat dari harga awal.

img_title Kasus Dugaan Korupsi PT TPL, Kini Giliran Pegawai Kemenhut Diperiksa Kejagung

Kuntadi mencontohkan penjualan aset tanah di Kabupaten Tangerang yang semula dibuka dengan harga sekitar Rp6 miliar, namun akhirnya terjual mencapai Rp32 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu contoh penjualan tanah di daerah Kabupaten Tangerang yang limit harga yang ditawarkan 6 miliar sekian, laku di angka 32 miliar. 300 persen dari harga yang ditawarkan," tutur dia.

img_title Polri-Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Antusiasme masyarakat terhadap BPA Fair juga disebut membludak. Hingga hari pertama pelaksanaan, lebih dari 100 ribu orang telah mengakses situs resmi bpafair.com untuk melihat daftar aset maupun mengikuti proses lelang.

“Sudah ada 100 sekian ribu masyarakat mengakses web kami. Sudah ada 100 orang yang mendaftar akun untuk mengikuti lelang,” ujar Kuntadi.

img_title Polri Tegaskan Penetapan Status Tersangka Febrie Adriansyah Didasari 2 Alat Bukti Sah

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI menggelar lelang besar-besaran barang rampasan hasil tindak pidana melalui ajang BPA Fair 2026 yang berlangsung pada 18 hingga 21 Mei 2026.

Ratusan aset bernilai fantastis dipamerkan dalam acara yang digelar di Kantor BPA, Jakarta Selatan itu. Mulai dari mobil mewah, tas branded, emas, perhiasan, hingga barang unik seperti kursi replika Firaun ikut dilelang ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPA Kejagung, Kuntadi mengatakan total ada 308 aset dalam 245 lot yang dilelang secara terbuka dalam acara tersebut.

“Dalam gelaran BPA Fair ini ada 308 aset dalam 245 lot yang akan kita jual lelang secara terbuka dan akuntabel," katanya, Senin, 18 Mei 2026.

Tersangka YHF Terkait Perintangan di Sidang Pengadilan Perkara CPO

Kejagung Limpahkan Tersangka YHF dan Barang Bukti Perintangan Penyidikan Kasus CPO ke Kejari Jakpus

Kejaksaan Agung melimpahkan mantan anggota Ombudsman RI, Yendra Hendra Fatika (YHF) dan bukti perintangan penyidikan kasus CPO ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut