Luhut: MBG Ini Program Baik, Cuma Pengelolaannya Perlu Ditata Rapih

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang sangat baik. Namun, menurut dia, pengelolaannya harus ditata kembali lebih baik.

img_title Hampir 2 Tahun, Komisi IX DPR Sebut Keracunan MBG Tembus 583 Kasus

Hal itu disampaikan Luhut usai menghadap Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi saya jelaskan mengenai makan bergizi karena MBG ini memang program yang sangat baik. Hanya pengelolaannya memang perlu ditata dengan rapi," ucap Luhut dalam konferensi pers.

img_title Pesan Prabowo ke Menkeu Suahasil: APBN Harus Sehat-Bisa Stabilkan Ekonomi RI

Luhut menjelaskan, DEN akan membantu pemerintah agar pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik.

"Dan tadi Presiden sudah memberikan arahan. Kita akan bantu dari Dewan Ekonomi untuk menata pelaksanaannya sehingga jauh menjadi lebih bagus dari yang dulu," tutur dia.

img_title DPR Minta Polisi Proaktif Usut Kasus Keracunan MBG Tanpa Harus Tunggu Laporan

Adapun dalam pertemuan itu, Luhut juga melaporkan hasil survei yang dilakukan DEN terkait MBG. Survei tersebut dilakukan di 800 titik secara acak se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei tersebut menunjukkan hasil positif dimana 86,9 persen dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setidaknya memiliki satu supplier kecil. 

Hal tersebut membuktikan bahwa program MBG selain memenuhi perbaikan gizi juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru.

Wapres Gibran memantau penanganan korban keracunan MBG.

Akademisi Nilai Langkah Gibran Turun Tangani Korban MBG Jadi Bentuk Tanggung Jawab Pemimpin

Perhatian tersebut juga dilanjutkan dengan meminta dokter pribadi Gibran berada di Karo untuk membantu memantau kondisi korban dan berkoordinasi mengenai kebutuhan medis.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut