Gerindra Minta Kadernya yang Miliki SPPG Harus Lakukan Hal Ini

Mensesneg dan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Prasetyo Hadi di Wisma Danantara
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan kader Gerindra yang memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib menjalankan tata kelola dapur MBG-nya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

img_title Hampir 2 Tahun, Komisi IX DPR Sebut Keracunan MBG Tembus 583 Kasus

"Yang tidak boleh adalah melanggar aturan-aturan main atau SOP-SOP yang sudah ditetapkan, termasuk mohon maaf, saya bukan sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) ya, tetapi sebagai kader Partai Gerindra, karena ada juga dibawa-bawa nama partai. Tetapi yang bisa kami sampaikan mewakili partai, bahwa tentu tidak ada instruksi institusional begitu (memiliki SPPG)," katanya di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menegaskan, DPP Gerindra telah berulang kali menekankan kepada para anggota partai yang memiliki SPPG agar wajib menjaga kualitas sebagaimana standar yang sudah ditetapkan.

img_title DPR Minta Polisi Proaktif Usut Kasus Keracunan MBG Tanpa Harus Tunggu Laporan

Saat ini, lanjut dia, pemerintah tengah berupaya mempercepat penyaluran MBG untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

"Saat ini kita tengah berupaya agar saudara-saudara kita mendapatkan manfaat dari Program MBG ini, termasuk juga ada peningkatan yang signifikan dalam dua minggu ini berkenaan dengan penerima manfaat untuk istilahnya 3B, mohon dukungan dan doanya untuk kita kerja keras melakukan penataan ulang ini," tuturnya.

img_title Komisi IX DPR Usul Korban Keracunan MBG Dapat Uang Kompensasi dari Pemerintah

Prasetyo yang juga Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) itu menyatakan, target perbaikan tata kelola Program MBG akan selesai dalam waktu satu bulan.

"Kita target awal satu bulan ini harus selesai ya, tetapi tentu kan semua ada dinamikanya, maka yang pertama tentu tadi kita tekankan yang sudah berjalan ini tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan. Semua (terkait perbaikan MBG) nanti akan kita lihat ya, tidak hanya masalah motor, yang lain-lain juga semua kita lihat," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menegaskan, salah satu arah perbaikan tata kelola yakni terkait penutupan SPPG yang tidak sesuai dengan SOP atau apabila di dalam satu wilayah terdapat kelebihan dapur MBG.

"Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai, tetapi tentu kan semua ada dinamikanya ya, maka yang pertama, tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan, dan di situ juga ada catatan-catatan perbaikan itu terus harus dilakukan, yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjaga karena kita tidak ingin ada penurunan," tuturnya.

Wapres Gibran memantau penanganan korban keracunan MBG.

Akademisi Nilai Langkah Gibran Turun Tangani Korban MBG Jadi Bentuk Tanggung Jawab Pemimpin

Perhatian tersebut juga dilanjutkan dengan meminta dokter pribadi Gibran berada di Karo untuk membantu memantau kondisi korban dan berkoordinasi mengenai kebutuhan medis.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut