Sahroni: TNI dan Polri Harus Loyal Terhadap Presiden

Pelantikan perwira remaja TNI-Polri di Istana Merdeka
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Prastya Perwira (Praspa) TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu 22 Juli meminta TNI dan Polri terus memperkuat profesionalisme serta menjaga soliditas dalam menjalankan tugas.

img_title Mutasi Besar di Tubuh Polri! Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti, Ini Nama Pejabat Barunya

Kepala Negara juga menegaskan tidak boleh ada loyalitas korps yang mengalahkan kepentingan bangsa. Selain itu, Prabowo mengingatkan para perwira agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan jabatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun menyebut bahwa arahan Presiden Prabowo tersebut penting untuk memastikan seluruh institusi pertahanan dan keamanan tetap berjalan dalam satu komando demi kepentingan bangsa. 

img_title Keluar dari Hutan Persembunyian, Komandan Batalyon OPM Matius Aisasior dan Wakilnya Tak Berkutik Saat Ditangkap

“Kami di Komisi III menegaskan bahwa kami setuju dan sejalan dengan instruksi presiden bahwa baik tentara maupun polisi itu tidak boleh memiliki loyalitas sempit dalam korps. Keduanya harus loyal dan tunduk pada presiden, yang jelas dalam undang-undang sebagai pemimpin tertinggi TNI dan Polri,” ujar Sahroni dalam keterangannya tertulisnya, Rabu 22 Juli 2026.

Lebih lanjut, Sahroni menegaskan bahwa loyalitas kepada Presiden juga menjadi kunci untuk mencegah munculnya ego sektoral maupun gesekan antarlembaga.

img_title DPR Buka Peluang Revisi UU Peradilan Militer Dipercepat, Tak Harus Tunggu Tenggat 2028

“Tidak boleh ada gerakan-gerakan atau aktivitas strategis di luar komando dan instruksi presiden yang terjadi, apalagi yang bertentangan dengan visi misi presiden. Ini penting untuk menghindari potensi gesekan-gesekan yang bisa terjadi antar lembaga jikalau loyalitas dan komandonya di luar presiden dan tidak satu komando," katanya.

Dalam kesempatan ini, Sahroni juga menyampaikan Komisi III DPR RI sebagai mitra langsung dari Polri mengimbau supaya seluruh anggota Polri agar mengenyampingkan loyalitas sempit korps dan ego sektoral.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto (kiri).

Polri Gandeng Kemendes, Desa Bakal Dibersihkan dari Narkoba dan Pengangguran

Peredaran narkoba dan pengangguran di desa menjadi dua persoalan yang kini disorot Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehingga Polri kerjasama dengan Kemendes PDT.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut