Buruh Minta DPR Serius Tangani RUU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Presiden KSPSI Andi Gani
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Koalisi Besar Pejuang Buruh Indonesia meminta DPR RI untuk serius dalam membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Ketenagakerjaan. 

img_title Toko Mewah Dijarah, Bangunan Dibakar, Mengapa Demo di Prancis Memanas?

Hal itu ditekankan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Panja RUU Ketenagakerjaan, Senin, 3 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itu koalisi besar Pejuang Buruh Indonesia mengingatkan kepada DPR dan pemerintah, agar serius dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan," ucap Andi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

img_title Andi Gani Bilang KBPBI Tak Akan Gelar Demo 20 Oktober

Andi berharap, pemerintah dan DPR tidak mengulang polemik yang terjadi seperti saat penyusunan Undang-undang Ciptakerja atau Omnibus Lawndalam menyusun RUU Ketenagakerjaan.

Koalisi buruh tidak ingin penyusunan RUU Ketenagakerjaan ini menjadi polemik hingga menyebabkan gelombang demonstrasi besar-besaran.

img_title Golkar Usul Sistem Pemilu Campuran dalam RUU Pemilu, 58 Kursi DPR RI Bisa Diisi Lewat Skema Dapil Nasional

"Karena kami tidak menginginkan seperti Omnibus Law, jadi berjejal, berjilid-jilid dan sangat panjang, dan perlawanan sangat keras di semua, di seluruh Indonesia," tutur dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Andi pun mengapresiasi langkah DPR RI yang membuka ruang dialog dalam penyusunan RUU Ketenagakerjaan.

"Mudah-mudahan ini akan menjadikan undang-undang ketenagakerjaan yang berpihak bukan hanya terhadap buruh, tetapi terhadap semua pihak, terhadap semua stakeholder," pungkas Andi.

demonstrasi di Prancis

Prancis Kerahkan 70.000 Polisi Jelang Demo Besar Gelombang Kedua, Museum Ditutup

Pasca berlangsungnya aksi kerusuhan besar di sela-sela demonstrasi pekan lalu, Prancis meningkatkan pengamanan menjelang gelombang demonstrasi nasional pada hari ini.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut