Mahasiswa Undip yang Curhat Harga Beras ke Mentan, Kini Dapat Beasiswa S2 ke Inggris

Momen mahasiswa Undip Curhat soal harga beras ke Mentan Amran Sulaiman
Sumber :
  • Instagram Mentan Amran

VIVA –Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Adriano Padama, belakangan ramai diperbincangkan setelah menyampaikan persoalan mahalnya harga beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. Atas aksinya tersebut, Adriano mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 di Inggris.

img_title 3 Minggu Terdampak Gempa, 1.931 Sekolah di NTT Mulai Belajar Lagi

Dalam keterangan resmi pihak kampus yang dikutip dari akun Instagram resmi Undip, Kamis 13 Agustus 2026, dijelaskan bahwa keberanian Adriano menyuarakan persoalan harga beras di Alor di hadapan Menteri Pertanian RI berbuah langkah besar. Keberanian Adriano ini mendapat apresiasi dari pihak kampus berupa  beasiswa double degree untuk melanjutkan studi magister melalui skema double degree antara Undip dan University of Sheffield, Inggris. Nantinya, Adriano akan menempuh Magister Administrasi Publik di UNDIP dan MA in Politics, Governance & Public Policy di University of Sheffield.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai apresiasi, mudah-mudahan mas Adriano bisa bertumbuh dengan Undip mungkin 3,5 tahun lagi atau 4 tahun mudah-mudahan lulus maksimal. Kita akan kirim mas Adrino ke Sheffield University di UK dengan beasiswa dari Universitas Diponegoro," kata Rektor Suharnomo.

img_title Akselerasi Pemulihan NTT, Inalum Kirim Bantuan Logistik hingga Relawan

Suharnomo berharap dengan adanya ini, Adriano bisa lebih memberikan dampak yang lebih besar lagi bukan hanya untuk masyarakat Alor NTT tapi juga masyarakat Indonesia.

"Kami berharap mas Adriano nanti tumbuh, berkembang, dan memberikan dampak lebih luas lagi. Tidak hanya untuk masyarakat Alor tapi juga masyarakat NTT secara umum untuk kita semua bangsa Indonesia," kata dia.

img_title 253 Sekolah Rusak Terdampak Gempa NTT, Begini Cara Pemerintah Selamatkan Pembelajaran

Sementara itu Adriano mengaku tak menyangka bahwa tindakannya yang langsung menyampaikan persoalan Harga beras di kampungnya ke mentan itu mendapat apresiasi besar dari pihak kampus. Ia mengatakan, sejak awal dirinya hanya ingin menyampaikan persoalan yang dihadapi masyarakat di kampungnya. Namun, ia tidak menyangka tindakannya tersebut mendapat perhatian hingga akhirnya berujung pada apresiasi dari pihak kampus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pastinya saya senang ya walaupun saya tidak expect akan serius seperti ini karena dipikiran saya adalah sampaikan dulu apa yang harus saya sampaikan. Tapi jika sudah  sampai kesini kehendak Tuhan," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut