Anggota PJR Dilatih Agar Melayani Masyarakat dengan Profesional dan Humanis

Korlantas Polri gelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi PJR
Sumber :
  • dok Korlantas Polri

Serpong, VIVA Korlantas Polri menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) 2026 di Pusdik Lantas, Serpong, Tangerang Selatan.

img_title 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau, 280 Personel Gabungan Turun Cari di Area 2.483 Mil Laut

Kegiatan yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 4 September 2026 tersebut diikuti 50 personel PJR dari Polda jajaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas PJR, baik pengetahuan maupun keterampilan guna mendukung pelayanan lalu lintas yang profesional dan humanis kepada masyarakat di jalan raya.

img_title Polri Dinilai Mampu Amankan Aksi di Indonesia, Termasuk Isu Black September

Sertifikasi kompetensi dibuka Kasubdit Wal & PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan pada Rabu 2 September 2026.

Ia mengatakan, sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting guna memastikan setiap anggota PJR memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai standar operasional prosedur di lapangan.

img_title DPR Dorong Penegakan Hukum Kasus Dugaan Penipuan Kombes F Sesuai SOP Kepolisian

“Hal ini untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan setiap anggota petugas Patroli Jalan Raya, baik pengetahuan maupun keterampilan yang harus dimiliki saat berada di lapangan. Tujuan akhirnya adalah Kamseltibcarlantas, memberikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran di jalan raya,” ujar Ruben.

Sebelum mengikuti uji kompetensi, para peserta mengikuti pelatihan berbagai materi yang mendukung pelaksanaan tugas PJR, di antaranya keterampilan mengemudi, pemahaman peraturan perundang-undangan lalu lintas, serta penanganan Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).

Lebih lanjut, Ruben menekankan pentingnya sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, petugas PJR merupakan salah satu wajah Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat di jalan raya.

“Pelayanan kepada masyarakat harus baik dan humanis. Pimpinan juga menekankan agar setiap anggota tidak melakukan pelanggaran yang menyakiti hati masyarakat, terutama pungli dan tindakan transaksional,” tegasnya.

Ruben berharap personel yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi dapat menerapkan serta membagikan pengetahuan dan keterampilannya kepada anggota lain di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Kepala LSP Lemdiklat Polri Kombes Purwadi W. Anggoro mengatakan sertifikasi, kompetensi menjadi bagian dari proses untuk memastikan kemampuan personel sesuai dengan standar yang ditetapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berharap nantinya semua asesi atau peserta bisa kompeten. Karena itu akan membuktikan bahwa yang bersangkutan sudah memenuhi dan layak mendapatkan sertifikat,” ujar Purwadi.

Ia berharap, kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam tugas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut