Sahroni: Polisi Harus Lebih Proaktif Lindungi Program MBG

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni
Sumber :
  • [Istimewa]

Jakarta, VIVA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan menjadi sorotan menyusul sejumlah kasus keracunan di berbagai daerah, termasuk temuan benda tak lazim seperti kelabang dalam makanan.

img_title Kekerasan Seksual pada Anak Terjadi di Palmerah, Polisi Langsung Tahan Tersangka

Kondisi ini turut memunculkan dugaan adanya unsur kesengajaan atau sabotase, meski masih perlu dibuktikan. Kepala BGN Sudaryono sebelumnya juga menyatakan akan menyerahkan kepada kepolisian jika ditemukan indikasi sabotase dalam pelaksanaan MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi situasi ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri lebih proaktif mengawal program MBG, baik dari potensi kelalaian maupun gangguan yang diduga kerap disengaja.

img_title Polri Kumpulkan 133 Data Ante Mortem Keluarga Korban Kapal Virgo Transport 8

Polisi punya tanggung jawab besar dalam menjaga program MBG. Banyaknya kejadian-kejadian keracunan MBG yang makin ke sini makin parah, sampai ada yang menemukan kelabang, sampai keracunannya mematikan, ini menunjukkan memang diperlukan pengawasan lebih dalam prosesnya di lapangan. Jadi selain memang harus evaluasi sistem masak di dapur, BGN-Polri harus juga mulai mewaspadai dari gangguan-gangguan pihak yang ingin sengaja memberi kesan buruk atas program ini dan presiden. Walaupun ini masih sebatas asumsi,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Kamis 17 September 2026.

Menurut Sahroni, pengawasan perlu diperkuat dari proses produksi hingga distribusi sekaligus memastikan penyebab setiap kasus dapat diungkap secara menyeluruh.

img_title Ribuan Dapur MBG Kembali Ditutup Sementara karena Tak Penuhi Sertifikat Higienis

“Maka dari itu, selain BGN harus evaluasi, Polri juga harus lebih proaktif dan memperbanyak perannya dalam program MBG. Mulai dari penjagaan di dapur, hingga pengantarannya. Karena ada potensi gangguan itu di situ. Dan yang terpenting adalah dari kasus-kasus yang ada itu harus benar-benar diselidiki sebab musababnya,” kata Sahroni.

Gubernur Sumut Bobby Nasution (tengah) memberangkatkan dua korban dugaan keracunan MBG ke RSCM

RSCM Ungkap Kondisi Siswi Terduga Korban MBG, Pastikan Tak Ada Gangguan Fungsi Otak

RSCM mengungkap kondisi salah satu siswi asal Kabupaten Karo, yang dirujuk ke rumah sakit tersebut karena diduga mengalami hilang ingatan setelah keracunanan MBG

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut