Prabowo: Pakar yang Anggap Dirinya Pakar, Saking Pintarnya jadi Goblok!

Presiden Prabowo Subianto Hadiri HUT PAN ke-28
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube PAN TV

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menyinggung para pakar yang suka mengkritik program pemerintah, terutama terkait permasalahan gizi anak-anak di Indonesia. Hal itu diungkapkan Prabowo dalam sambutannya di acara HUT ke-28 PAN di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026.

img_title Kadin: Investasi Dalam Negeri Tembus Rp 2.000 triliun di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Awalnya, Prabowo mengatakan seluruh rakyat Indonesia harus adil dan makmur. Ia mengaku siap mati untuk melindungi negara Indonesia sejak umur 18 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya kita semua ingin Indonesia itu adil dan makmur semua. Kita ingin rakyat kita sejahtera, saya dari kecil saya disumpah, saya siap waktu itu 18 tahun saya siap mati untuk negara ini," kata Prabowo.

img_title Datangi Rumah Prabowo, Khozinudin Bawa Surat Desakan Gibran Mundur, Begini Nasibnya

Kepala Negara ingin melihat rakyat Indonesia tidak ada yang kelaparan. Pun, melihat orang tua di Indonesia yang kebingungan jika anaknya sakit.

"Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera tidak ada orang lapar di Indonesia. Tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit, tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan," kata Prabowo.

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

Ia juga menginginkan perbaikan gizi dilakukan ke seluruh anak-anak Indonesia. Prabowo mau anak-anak Indonesia memiliki tulang dan otot yang kuat. Sehingga, bisa bersaing dengan anak-anak dari bangsa lain.

"Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin lihat itu," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu bukan sumpah saya. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya," sambungnya.

Ia pun menyinggung para pakar yang sering mengkritik program pemerintah. "Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pinternya, saking pinternya, jadi goblok," pungkas Prabowo.

Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Mencuat Isu Pemakzulan Gibran Mempengaruhi Posisi Prabowo, PDIP: Itu Ancaman, Bahkan Sandera

Usai putusan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan (Suket) Wapres Gibran. Kini, mencuat pula isu pemakzulan Gibran mempengaruhi posisi Presiden Prabowo

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut