Hanura Optimis Bakal Capai Target di 2029
- dok. istimewa
Pekanbaru, VIVA – Partai Hanura optimistis meraih hasil lebih baik pada Pemilu 2029. Optimisme itu menguat setelah Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura menyambangi provinsi ke-21, dari 38 provinsi di Indonesia untuk melakukan konsolidasi internal.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, pihaknya mendapat gambaran jelas tentang kondisi lapangan, serta semangat dan militansi para kader, dari 21 provinsi yang sudah didatangi Tim Task Force DPP Hanura. Dia optimis, Hanura akan meraih banyak peningkatan dan siap menghadapi kontestasi demokrasi ke depan.
"Dari 21 provinsi yang kami datangi, tidak ada keraguan, dan tidak ada sikap yang meragukan. Mereka yakin, Hanura bisa bangkit pada pemilu 2029 yang akan datang," ujarnya usai konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force DPP Hanura dengan DPD dan DPC Hanura se-Provinsi Riau di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Riau, Selasa (6/10/2026).
Dalam kunjungan itu, Rio didampingi Sekretaris Task Force DPP Hanura, Phil Hanurani Prajanto, Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki, serta empat anggota yaitu Ratna Ester Lumban Tobing, Yossie Indra Pramana, Che Raihan, dan Yusuf.
Mereka bertemu jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hanura se-Provinsi Riau. Dalam kegiatan tersebut, DPP Hanura memberi bantuan sebesar Rp 105 juta, untuk mendukung upaya penguatan struktur di tingkat akar rumput.
Melanjutkan keterangannya, Rio mengatakan, konsolidasi organisasi di 17 Provinsi akan terus dilakukan, untuk melengkapi dan memperkuat struktur kepengurusan di daerah. "Konsolidasi akan terus berjalan sampai semua Pimpinan Anak Cabang (pengurus tingkat kecamatan) lengkap 100 persen pada akhir Oktober 2026," imbuhnya.
Dalam rangkaian kunjungan Tim Task Force DPP Hanura, lanjut Rio, pihaknya melakukan komunikasi intensif dengan jajaran pengurus DPC di seluruh daerah, sekaligus berbagi pengalaman tentang upaya peningkatan peran dan pengelolaan organisasi. Dia meyakini, kondisi itu akan menjadi salah satu modal untuk mempersiapkan mesin politik Hanura dalam menghadapi Pemilu 2029.
"Hari ini, semangat kader-kader Hanura berbeda dengan Pemilu 2024 lalu. Hari ini, muncul optimisme, kepercayaan diri, dan semangat untuk menghadapi pemilu yang akan datang,” tegasnya.