Unik, Al Quran Kuno dengan Terjemahan Belanda

Al Quran dengan terjemahan Bahasa Belanda 2
Sumber :
  • Fajar Sodiq| Solo

VIVAnews -  Museum Radya Pustaka yang menyimpan benda peninggalan raja-raja Surakarta punya koleksi unik: Al Quran yang diterjemahkan dalam bahasa Belanda.

img_title Cerita Purbaya Dicap Pelit Istri Gegara Gak Ganti Mobil Puluhan Tahun

Al Quran berbahasa Belanda ini dibuat tahun 1934 dengan tulisan De Heilige Qoer-an. Koleksi ini  ada satu di museum Radya Pustaka dengan kode koleksi 666. Kondisi dari buku ini layaknya buku kuno yang sudah tersimpan lama. Warna kertas berwarna kuning kecokelatan dan ada beberapa halaman yang sudah terlepas.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Sandjata mengakui tak bisa menjelaskan secara gamblang mengapa dan kapan koleksi tersebut ada di museum tersebut.

img_title Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor, Manajemen Persib Minta Suporter Tak Ada Aksi Balas Dendam

Pasalnya, Al Quran tersebut secara tidak sengaja ditemukan oleh staf museum dan praktek kerja lapangan (PKL) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 2009. Awalnya, kitab suci tersebut hanya tersimpan di gudang.

“Saya tak tahu kapan dan mengapa ada di museum. Apa karena pada tahun tersebut terkait dengan penjajahan Belanda, toh dulu bangunan museum ini juga bangunan Belanda, “ ucap dia kepada VIVAnews.com, 4 Agustus 2011.

Meski demikian, Sandjata hanya bisa menjelaskan bahwa Al Quran terjemahan tersebut dibuat tahun 1934. “Nah ini di bawah tertulis tahun 1934. Jadi kemungkinan itu tahun pembuatannya. Saya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena saya tidak bisa Bahasa Belanda, “ tambah dia.

Ditilik lebih dalam, Al Quran terjemahan ini memiliki ketebalan kurang lebih 10 centimeter. Dilihat dari halaman per halaman terbagi dalam dua bagian. Satu sisi kiri dengan tulisan Arab dan samping kanannya menunjukkan terjemahan dalam bahasa Belanda. Al Quran ini lengkap berisi 30 juz.

Laporan: Fajar Sodiq | Solo

Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PNM di Pontianak, Kalbar.

PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha, Dari Ruang Belajar hingga Potensi Lokal

PNM menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” di Pontianak, Kalbar, untuk dukung perempuan semakin berdaya.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut