Sejarah Panjang Bus Maut Sumber Kencono

Bus Sumber Kencono
Sumber :
  • Tudji Martudji| Surabaya

VIVAnews - DPD Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jawa Timur mengungkapkan bukan sekali ini bus Sumber Kencono terlibat kecelakaan maut. Bus ini ternyata memiliki sejarah panjang soal kecelakaan.

img_title BMKG Ungkap Daerah yang Berpotensi Hujan Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Daftar Wilayahnya

Menurut Ketua DPD Organda Jawa Timur, HB Musthofa, pada tahun 2009-2010 armada bus ini tercatat mengalami 51 kecelakaan dengan 129 korban. "Sebanyak 36 orang di antaranya meninggal dunia," ujarnya di Surabaya, Senin 12 September 2011.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan di tahun ini, sejak Januari, Sumber Kencono juga terlibat 7  kecelakaan di berbagai lokasi di Jawa Timur. Salah satunya terjadi pada Minggu 22 Mei 2011. Bus bernomor polisi W 7666 UY menabrak truk berpelat nomor AE 8804 BA di Jalan Raya Madiun-Surabaya.

img_title Konon Jadi Pembawa Berkah, Pemilik Weton Ini Dipercaya Bikin Rezeki Rumah Tangga Makin Lancar dan Makmur

"Kejadian ini tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Madiun di kilometer 133-134 dari Surabaya," kata Musthofa.

Kecelakaan tersebut, kata Musthofa, menghilangkan nyawa 10 orang--pernah menjadi catatan terburuk sejak Sumber Kencono beroperasi pada 1981.

Toh itu belum apa-apa dibandingkan jumlah korban tewas pada kecelakaan maut yang terjadi pada Senin dini hari, 12 September 2011. Bus Sumber Kencono bernomor polisi W 7181 UY dahsyat bertabrakan dengan minibus travel jenis Elf bernomor polisi AG 7103 ML di By Pass Puri Indah Desa Balongmojo, Mojokerto sekitar pukul 03.00 WIB. Kecelakaan maut ini setidaknya menewaskan 21 orang. (Laporan: Tudji Martudji, Surabaya | kd)

Ilustrasi kalender

Ramalan Feng Shui Hari Ini: Waspada Kehilangan Barang, Pernikahan Sebaiknya Ditunda

Ramalan Feng Shui hari ini menyoroti sejumlah energi yang perlu diperhatikan sebelum menjalani aktivitas. Berdasarkan pembacaan tersebut, tidak ada bintang positif.

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut