Jokowi Menolak Harga BBM Naik

Calon Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi)
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVAnews - Walikota Solo, Joko Widodo, mengaku tidak setuju harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan pada awal April mendatang. Pasalnya, warga masyarakat masih menginginkan harga BBM yang murah.

"Siapapun atau seluruh rakyat jika ditanya tentang rencana kenaikan harga BBM pasti tidak mau, karena mereka  inginnya yang murah," kata Jokowi, sapaan akrab Walikota Solo, Selasa, 27 Maret 2012.

Selanjutnya, bakal calon Gubernur DKI Jakarta ini pun menyuruh wartawan menanyai satu per satu masyarakat. Menurutnya, rakyat dipastikan jawabannya  akan menolak rencana itu. "Saya kira semua yang ditanya inginnya harga BBM tidak naik," kata dia.

Terkait rencana kenaikan harga BBM, Jokowi pun menggelar rapat yang diikuti sejumlah pejabat muspida serta dari instansi  militer dan polisi. "Rapat ini untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM. Demo tidak apa-apa namun harus ada antisipasi baik sebelum maupun pasca," katanya.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, Jokowi mengungkapkan bahwa tidak ada laporan maupun indikasi ancaman terkait rencana kenaikan harga BBM. "Laporan-laporan dari jajaran Muspida menyebutkan jika Solo tidak ada masalah," ujarnya. (adi)

img_title Jokowi Dipastikan Muncul di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Polisi Siaga dan Ruang Sidang Dibatasi 80 Orang
Halal Connect 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis halal di Jakarta.

Gandeng Perbankan hingga Pemerintah, Halal Connect 2026 Dorong UMKM Masuk Ekosistem Pasar Halal Global

Halal Connect 2026 mempertemukan 100 pelaku usaha dan mitra strategis di Jakarta. Tak hanya fasilitasi sertifikasi halal, tetapi juga mengupayakan perluasan pasar UMKM.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut