Polisi Jelaskan Kronologi Bom Bunuh Diri di Mapolres Poso

Mapolres Poso setelah pengeboman bunuh diri.
Mapolres Poso setelah pengeboman bunuh diri.
Sumber :
  • Moja | TV One

VIVAnews - Poso kembali dikejutkan aksi terorisme. Bom bunuh diri terjadi di Markas Kepolisian Resor Poso, Sulawesi Tengah, Senin 3 Mei 2013.

Bom meledak pukul 08.03 WITA. Tubuh pelaku hancur lebur. Bagian yang utuh hanya kepala, tangan dan kaki.

Kapolres Poso, AKBP Susnadi, mengungkapkan pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis bebek menerobos pos penjagaan. Petugas kemudian berusaha menghentikan dengan menegur dan mengejar pelaku.

"Namun sekitar beberapa meter ledakan kecil terjadi. Anggota yang mengejar kemudian tiarap. Setelah itu ledakan terjadi lagi, kali ini lebih besar," kata Susnadi kepada VIVAnews.

Lokasi kejadian berada dekat Masjid Mapolres, sekitar 15 meter dari pos penjagaan dan 30 meter dari pintu masuk kantor Polres. Tak lama setelah ledakan kedua, petugas langsung mendekat untuk melihat.

"Dilihat ada sepeda motornya hancur, kemudian jasad korban juga hancur berserakan di lokasi. Sekarang lagi dikumpulkan bagian tubuh korban," katanya.

Tubuh yang masih terlihat utuh yakni, tangan, kaki dan kepala. Wajah pelaku masih bisa dikenali. Sebab, dalam menjalankan aksinya, pelaku mengenakan helm full face. "Tubuhnya akan ditaruh di rumah sakit mana, belum dipastikan," katanya.

Tidak ada korban jiwa lain dalam peristiwa itu. Sebab, saat peristiwa terjadi, seluruh anggota polisi berada di ruangan masing-masing setelah mengikuti apel selama 15 menit dari pukul 7.00 WITA. Hanya seorang pekerja bangunan yang menderita luka ringan terkena serpihan.  (ren)