Hanggar VVIP Skudron 17 Halim Disiapkan untuk Jenazah Taufiq Kiemas

Warga Kunjungi Alutsista TNI di Bandara Halim Perdanakusuma
Warga Kunjungi Alutsista TNI di Bandara Halim Perdanakusuma
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVAnews – Anggota TNI dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengenakan setelan jas tampak sibuk menata hanggar Skuadron 17 Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu pagi 9 Juni 2013. Hanggar ini disiapkan untuk menerima kedatangan jenazah Ketua MPR RI Taufiq Kiemas yang saat berita ini diunggah sedang dalam perjalanan dari Singapura.

Hanggar terlihat ditutup dengan kain putih. Di dalamnya, lebih dari 100 kursi telah disiapkan untuk keluarga Taufiq dan pelayat. Sebuah meja panjang ditutupi kain putih yang dikelilingi kain biru tampak di ruangan itu. Di meja itulah nantinya peti jenazah akan ditaruh.

Di sisi kiri meja itu, disiapkan karpet berwarna hijau delapan saf. Karpet ini untuk mengaji dan menyalatkan jenazah Taufiq oleh keluarga. Sementara di sisi kanan meja tampak satu peleton Pasukan Khas TNI AU dari Batalyon 461 Wing 1 Halim Perdanakusuma, berbaris rapi dengan seragam lengkap.

“Pasukan ini yang akan menyambut kedatangan jenazah Ketua MPR Taufiq Kemas,” kata perwira penerangan Halim Perdanakusuma, Mayor SUS G. Maliti.

Hanggar Skuadron 17 Halim Perdanakusuma pada hari biasa digunakan untuk menyimpan pesawat VIP dan VVIP kepresidenen. “Ada tiga pesawat yang biasa diparkir di sini, Foker 28, Boeing 747-400, dan Hercules,” kata Maliti.

Persiapan sejak tengah malam

Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan persiapan serah-terima jenazah Taufiq Kiemas dilakukan sejak dini hari. “Kami rapat di Halim ini sejak jam 01.00. Negara memfasilitasi pemulangan jenazah Pak Taufiq dengan mengirimkan pesawat dan memberikan hanggar VVIP sebagai tempat jenazah disemayamkan sementara,” kata Tjahjo.

“Kami bersihkan hanggar ini dan cat ulang dari jam 02.00 WIB hingga pagi ini,” kata Maliti. Untuk prosesi serah-terima jenazah Kiemas, seratusan anggota TNI AU terbaik dikerahkan di pangkalan Halim.

Rencananya setelah jenazah diterima oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Halim Perdanakusuma, jenazah akan disalatkan oleh keluarga. Selanjutnya jenazah dilepas oleh Wakil Presiden Boediono dari Halim menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata. Di TMP Kalibata, pemakaman langsung dipimpin oleh Presiden SBY.