Kapolri: Densus Anti-Korupsi Tidak Perlu

Sutarman.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andika Wahyu

VIVAnews - Kapolri Komisaris Jenderal Sutarman menyatakan Datasemen Khusus (Densus) Antikorupsi Polri tidak perlu ada. Padahal sebelumnya, ini datang dari Sutarman.

img_title Kepala Dapur SPPG di Surabaya Ditangkap Buntut Gelapkan 8 Jeriken Minyak, Modusnya Bikin Geleng-geleng

Saat ini, Polri sudah memiliki bagian yang khusus menangani korupsi, yakni Direktorat Tindak Pidana Korupsi. Pekerjaan rumah Polri saat ini adalah bagaimana meningkatkan penanganan kasus korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lembaga yang sudah ada itu, kita tingkatkan kemampuan personelnya, kemampuan alat teknologinya dan kemampuan anggarannya," kata Sutarman usai membuka pelatihan peningkatan kemampuan teknis penyidik tindak pidana korupsi di Jakarta, Selasa 11 November 2013.

Sutarman mengaku, Polri telah memiliki anggaran khusus untuk penanganan kasus-kasus korupsi dan telah diserahkan ke polda dan polres seluruh Indonesia. Jumlahnya, Rp208 juta untuk setiap penanganan kasus.Padahal, satu kasus bisa selesai dengan hanya memakai Rp50 juta.

"Anggaran yang digunakan itu harus dipertanggungjawabkan sesuai dengan yang dikeluarkan. Sisanya digunakan menyidik lagi untuk meningkatkan target," katanya.

Sutarman menambahkan, dirinya telah memberikan semangat kepada para penyidik antikorupsi Polri agar lebih meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Penyidik harus berani, misalnya melihat ada kapolres yang tertangkap tangan melakukan korupsi. Sehingga kita bisa membersihkan diri dari berbagai pelanggaran korupsi," kata Sutarman.

img_title Terpopuler: Sosok Sabina Guseynova Mantan Istri Guruh Soekarnoputra, Alasan Sara Wijayanto Gugat Cerai Demian Aditya
HP Galaxy A55 vs Xiaomi 14T

HP Galaxy A55 vs Xiaomi 14T, Adu Kamera, Layar dan Performa: Mana yang Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang?

Galaxy A55 dan Xiaomi 14T dibandingkan dari kamera, layar, performa, baterai, hingga dukungan software. Simak perbedaan keduanya untuk menentukan HP yang sesuai dipakai.

img_title
VIVA.co.id
27 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut