Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013

Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013
Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013
Sumber :

VIVAnews – Era globalisasi mengisyaratkan terbukanya peluang interaksi antar negara baik disektor ekonomi, sosial dan budaya. Kompetisi perdagangan antar negara semakin ketat.

Dengan penduduk 200 juta lebih atau 43 persen dari jumlah penduduk ASEAN, pasar Indonesia dilihat sangat mengiurkan dan menjanjikan. Persaingan pasar yang semakin kompetitif, menuntut setiap produk pertanian harus mampu bersaing di pasar global. Karakteristik produk yang sesuai dengan konsumen menjadi pilihan pasar.

Kondisi ini tentunya menuntut Indonesia semakin mempersiapkan diri untuk menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan diterima di pasar Internasional. Kebijakan penerapan Good Agricultural Practices (GAP), Good Manufacturing Practices (GMP), dan Good Handling Practices (GHP), merupakan harga mutlak yang bertujuan menghasilkan produk-produk pertanian yang bermutu serta memiliki daya saing. 
Salah Satu Produk Pertanian Berdaya Saing 2013
Oleh karenanya untuk meningkatkan daya saing produk pertanian menghadapi AFTA (ASEAN FREE TRADE AREA) 2015, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan pemerintah bagi masyarakat dalam menghasilkan produk pertanian yang bernilai tambah serta berdaya saing.

Mereka yang menerima penghargaan adalah yang memiliki keunggulan dalam inovasi produk, pemasaran dan manajemen bisnis juga kepada produk segar yang memiliki daya saing. Selain itu juga diberikan bagi perusahaan yang peduli terhadap pembangunan sektor pertanian baik dalam rangka kemitraan maupun tanggung jawab sosial perusahaan.

“Dengan dibukanya pasar bebas pada tahun 2015, kita harus mempersiapkan diri dengan terus berinovasi dan berkreasi untuk menghasilkan produk yang berdaya saing baik di pasar domestik, ASEAN maupun internasional,” ujar Pelaksana Tugas Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementan Haryono.

Salah satu pemenang kategori kemitraan produktif prospektif yaitu CV Inagro Jinawi merupakan pedamping komunitas para perajin gula kelapa organik di Kabupaten Banyumas yang telah berjalan selama 3 tahun.

“Saat ini ada 3 desa yang kita kembangkan yaitu Desa Taunan, Desa Semedo dan Desa Karanggintung dengan jumlah petani yang disertifikasi sebanyak 378 petani, ujar Setya Widiastuti, Direktur CV Inagro Jinawi.

Menurut Setya, CV Inagro Jinawi telah dua kali menjadi pemenang dalam acara tersebut, dimana tahun 2012 lalu CV Inagro Jinawi memenangkan sebagai kategori inovasi pemasaran produk dan tahun ini pemenang kategori kemitraan produktif prospektif.

“Tidak mudah saat itu kami mendapingi mereka, banyak masalah-masalah pelik, kehidupan masyarakat, mutu gula yang rendah, serta tidak adanya asuransi padahal pekerjaan beresiko tinggi," ujar Setya.

Setya menambahkan, salah satu fokus utama di perusahaannya adalah proses pendampingan kemitraan dengan alternative produk (diversifikasi produk) gula kelapa yang bermutu yaitu gula cetak alumunium dan gula semut.

Penerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 ini memperoleh penghargaan berupa trofi dan tabungan senilai Rp15 juta. Selain itu, para pemenang juga akan dipublikasikan di media massa dan memperoleh pembekalan dari pakar pemasaran Hermawan Kartajaya.