Aksi Seribu Lilin Bebaskan Satinah dari Hukuman Pancung

TKI Satinah
TKI Satinah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/R. Rekotomo

VIVAnews - Puluhan aktivis buruh, pemuka agama dan artis melakukan aksi menuntut pembebasan TKI Satinah dari hukuman pancung tanggal 4 April mendatang di Saudi Arabia. Aksi damai ini dilakukan dengan cara membakar lilin dan melakukan orasi secara bergantian.

"Aksi ini penting dilakukan untuk menegaskan kepada Pemerintah bahwa satu nyawa harus dihormati. Kita menuntut pembebasan Satinah," tegas, Direktur Eksekutif Migrant care, Anis Hidayah, di bundaran HI, Jakarta, Selasa 1 April 2014.

Anis melihat apa yang dilakukan pemerintah dalam upaya pembebasan ini sangatlah lambat. "Kami minta pemerintah terbuka mengenai kasus ini," katanya.

Dia menilai pemerintah terlalu konserfatif hingga sulit untuk membayar diyat yang ajukan keluarga majikan Satinah.

"Di satu sisi pemerintah Indonesia menolak alokasi dana APBN untuk membayar Satinah, tetapi di sisi lain pemerintah membayar diyat 5 juta Riyal untuk menunda eksekusi Satinah dalam dua tahun ke depan. Ini bukan penyelesayan," ucapnya.

Artis dan penyanyi Melanie Subono menyesalkan permasalahan uang diyat yang tidak mau dikeluarkan pemerintah. "Kalau pemerintah enggak punya duit ngomong sama kita. Kita usahain. Kita udah ngumpulin uang hampir Rp3 miliar," katanya.

Ia menyesalkan lambatnya penanganan pemerintah. "Sampai tadi sore kita kontak belum ada kejelasan pembayaran diyat. Waktu makin mepet. Ini nyawa orang Indonesia. Kok pemerintah lambat," ujarnya. (adi)