Tolak Tawaran Jokowi, Sutarman Pilih Bertani

Jenderal Sutarman dicopot dari jabatannya sebagai Kapolri
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Jenderal Sutarman resmi menyerahkan tanggung jawabnya sebagai Kapolri kepada Wakapolri, Komisaris Jenderal Badrodin Haiti, yang telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri, Rabu, 21 Januari 2015. Upacara pelepasan berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Jakarta.

img_title Tindak Lanjut Arahan Prabowo, Danantara Genjot Penyederhanaan Anak Usaha BUMN

Sutarman, saat ditemui di acara itu, mengaku sudah menyiapkan sejumlah aktivitas yang akan dilakukan selepas tak menjabat Kapolri lagi. Padahal, masa pensiun Sutarman sebagai anggota Polri aktif baru pada bulan Oktober 2015 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hidup mau saya habiskan untuk bantu masyarakat yang perlu bantuan," kata Sutarman kepada wartawan, selepas acara tersebut.

img_title Polri Gandeng Kemendes, Desa Bakal Dibersihkan dari Narkoba dan Pengangguran

Keinginan Sutarman ini seolah menampik tawaran pemerintah yang menyodorkan jabatan di BUMN atau sebagai Duta Besar setelah tak menjabat Kapolri. Mantan Kapolda Metro Jaya itu punya keinginan untuk bercocok tanam dan membantu para petani.

"Saya mau bertani, bercocok tanam di kampung," ujar Sutarman.

img_title Mutasi Besar di Tubuh Polri! Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti, Ini Nama Pejabat Barunya

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Tedjo Edhy Purdijatno, mengatakan Presiden Joko Widodo sudah menawarkan jabatan di luar institusi kepolisian kepada Sutarman selepas tak menjabat sebagai Kapolri.

"Bisa Dubes, BUMN, tapi kita terserah pejabatnya," terang Tedjo Edhy.

Terlepas dari hal itu, Sutarman menitipkan pesan kepada Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti untuk segera melakukan konsolidasi menyeluruh kepada anggota Polri, dan menjaga profesionalitas Polri agar tidak terjebak pada kepentingan politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo telah memberhentikan Jenderal Sutarman dari posisinya sebagai Kapolri. Jokowi kemudian mengangkat Wakapolri Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri.

Hal itu dilakukan karena Jokowi menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri karena telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sejak Senin, 19 Januari 2015 lalu, Komjen Badrodin sudah menjalankan aktivitasnya sebagai Plt Kapolri. (one)

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Suhasto, (tengah)

Bikin Khawatir! 525 Ton Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Kandungan Gizi, Ini Merek-mereknya

Satgas Pangan Polri bersama Bapanas kembali mengungkap dugaan peredaran beras fortifikasi yang kandungan gizinya tidak sesuai dengan informasi pada label kemasan.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut