Muntasir Sudah Kembali ke Rumah

VIVAnews - Salah satu tersangka dugaan teroris yang dibekuk di Kelapa Gading, Jakarta Utara, ternyata benar sudah dilepaskan. Muntasir, pemilik kontrakan yang disewa Wahyu sudah kembali ke kediamannya di Kelapa Gading.

"Abi (Bapak) ada di dalam," ujar salah satu dari enam anak Muntasir yang masih berusia delapan tahun, dalam keterangannya kepada VIVAnews di rumah Muntasir, RT 05/14, Gading Sengon 7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Rabu, 29 Oktober 2008, sekitar pukul 12.30 WIB,

Dari bagian luar bilik tembok rumah Muntasir, memang terdengar suara seorang pria dan keluarganya sedang asyik mengobrol. Tetapi, ketika VIVAnews mencoba mengetuk pintu dan mengucapkan salam, tak ada satupun jawaban dari dalam rumah.

Keberadaan Muntasir juga diperkuat oleh tetangga yang tinggal tepat di depan rumah tersebut. Tetangga Muntasir yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengakui, suami dari Endang itu sudah kembali ke rumah. "Sudah pulang," jelasnya.

Seperti yang diberitakan VIVAnews, tiga dari lima tersangka dugaan teroris telah dilepaskan pada Senin malam, 27 Oktober 2008. Hal itu diperkuat dengan pernyataan Juru bicara Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Abubakar Nataprawira.

Abubakar menyebutkan, sesuai prosedur pemeriksaan bila dalam waktu tujuh hari tidak terbukti terlibat maka yang bersangkutan dapat dilepaskan. "Tujuh harinya itu bertepatan kemarin (Senin 27 Oktober 2008)," tegas Abubakar kemarin.

Lima tersangka yang awalnya sudah dibekuk polisi yakni Wahyu Ramadhan alias Rusli Mardhani alias Uci alias Farid alias Zulfikar, Muntasir, Nurhasani alias Hasan, Imam Basori alias Basar dan Budiman. Kelima tersangka itu ditangkap secara terpisah di Jakarta dan Bogor. Belum diketahui siapa tersangka yang dilepas polisi. Hingga kini, polisi kini masih memburu dua buron tersangka lain hingga keluar Pulau Jawa.