Saritem Ditutup, Bandung Bentuk Satgas Anti Prostitusi

Ilustrasi/Pelaku prostitusi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

VIVA.co.id - Pemerintah Kota Bandung resmi menutup dan menyegel eks lokalisasi Saritem. Guna mengantisipasi berulangnya kawasan prostitusi, pemerintah setempat membentuk Satuan Tugas Anti Prostitusi.

Berkedok Pijat, Prostitusi Gigolo Dibongkar

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pembentukan satgas itu untuk mengantisipasi munculnya bisnis prostitusi di daerah itu, baik dalam bentuk online ataupun rumah kos.

"Satgas anti prostitusi ini juga ditugasi untuk mengawasi eks lokalisasi Saritem. Mereka juga akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang diduga menjalankan bisnis prostitusi," ujarnya, Rabu 27 Mei 2015.

Ridwan membantah, bila beroperasinya kembali Saritem sebagai bentuk kecolongan pemerintah setempat. Sebab menurut dia, bisnis prostitusi seperti itu memang kerap muncul dan pergi begitu saja.

Gadis Korban Prostitusi Dibanderol Rp2,2 Juta per Dua Jam

"Bisnis semacam itu selalu datang dan pergi. Karena itu untuk pengawasan lebih. Dibentuklah satgas anti prostitusi. Di dalamnya ada unsur Satpol PP, polisi, TNI dan tokoh agama."

Jhon Hendra/Jawa Barat

Kisah Seru Perburuan PSK di Taman Melati
Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ini Tarif Prostitusi Gigolo di Pancoran

Para pelaku khusus melayani pelanggan pria.

img_title
VIVA.co.id
15 April 2016