Dirjen Imigrasi Telusuri Pemerasan Turis Taiwan

Ilustrasi/Suasana penumpang di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Sumber :
  • ANTARA/Nyoman Budhiana

Itu terjadi saat menjalankan proses pemeriksaan dokumen keimigrasian pada Sabtu dini hari, 12 September 2015. Pemilik paspor E50161020 harus menyetor uang 500 Dolar Taiwan bila ingin proses pemeriksaan cepat selesai. Karena terancam tidak dapat stempel dari Imigrasi, dia memberi 100 dolar Taiwan. Karena diminta menambahkan, Zhang Tao memberi lagi 100 dolar Taiwan.

Masalah yang dihadapi Zhang Tao rupanya belum selesai meski telah memberi 200 dolar Taiwan. Saat akan pergi meninggalkan bandara, Zhang Tao dan temannya kembali didatangi dua petugas Imigrasi dan digiring ke gedung parkir.

Kedua petugas ingin memeriksa tas Zhang Tao karena diduga membawa obat terlarang. Zhang Tao meminta temannya merekam dengan Iphone 6+. Tapi kedua petugas itu justru merampas Iphone milik rekan Zhang Tao. Kedua petugas itu kemudian pergi.

img_title Dokter Chiropractic First Ditangkap di Kota Kasablanka
Kepala kantor Imigrasi kelas I Khsusus Jakarta Selatan

Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Dua Warga Korea Dibekuk

"Iya, kami amankan dua Warga Negara Korea selatan."

img_title
VIVA.co.id
10 April 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut