Preman ‘Seram’ Diminta Nyanyi Lagu Indonesia Raya

Sumber :
  • VIVA.co.id/Aji YK

VIVA.co.id – Sepuluh komplotan preman yang kerap melakukan pemalakan terhadap bus kota di Kota Palembang, Sumatera Selatan, diringkus kepolisian setempat. Bersama mereka ikut diamankan sebilah senjata tajam.

img_title Duel di Parkiran Berakhir Maut, Pria 57 Tahun di Jakbar Tiba-tiba Tewas Tanpa Luka

Saat pemeriksan, para pria bertato ini sempat dimintai polisi untuk menyanyikan sejumlah lagu wajib seperti lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Bagimu Negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, saat dicoba, ternyata para preman ini tak satu pun yang menguasai lagu tersebut. Bahkan dengan kompaknya, usai kesulitan mengingat lirik lagu tersebut mereka menjawab, "Dak (Enggak) hafal ndan (Komandan)."

img_title Masih Banyak yang Salah, Ini Beda Rambu Dilarang Berhenti dan Dilarang Parkir

Kasubdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan AKBP Irsan Sinuaji mengatakan, operasi tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang merasa gerah dengan ulah premanisme.

"Secara perlahan kita mengurangi aksi premanisme. Sehingga investor bisa dengan nyaman tanpa gangguan masuk ke Palembang," kata Irsan.

img_title Tukang Parkir di Karo Colong Tas Berisi Rp 13 Juta dalam Mobil saat Korban Beli Makanan

Setelah diamankan, para preman ini selanjutnya dilakukan pendataan. "Kalau ada yang termasuk didalam laporan tindak kejahatan langsung kita amankan. Sekarang kita data dulu," ujarnya.

Pengendara melintas di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Senin (21/12/2020)

Kapolda DIY sebut Tarif Parkir di Luar Ketentuan Namanya Premanisme: Akan Ada Patroli

Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo sebut tarif parkir di luar ketentuan namanya premanisme. Hal ini diucapkan Kapolda DIY karena maraknya parkir yang tidak

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut