Pria yang Mengaku Anggota ISIS Alami Gangguan Jiwa

Kelompok ekstremis ISIS.
Sumber :
  • thedailybeast.com
VIVA.co.id - Seorang pria yang mengaku sebagai anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan menebar teror di Kota Medan, Sumatera Utara, diduga mengalami gangguan jiwa.

Polisi dan tim dokter pada Rumah Sakit Bhayangkara Medan masih memeriksa kejiwaan pria berinisial TS (40 tahun) itu.

"Setidaknya ada lima kali pertemuan dengan dokter ahli jiwa,” ujar Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Komisaris Besar Polisi Mardiaz Kusin, kepada wartawan pada Selasa, 26 Januari 2016. 

Berdasarkan keterangan keluarga, kondisi kejiwaan TS sedikit mengalami gangguan. "Kami juga sudah melakukan penggeledahan dan tidak menemukan adanya indikasi yang bersangkutan pelaku teror,” katanya.

Khutbah Jumat, Eks Pentolan Jamaah Islamiyah Ini Kecam ISIS
TS pun dikembalikan kepada keluarga sembari menunggu hasil pemeriksaan kejiwaannya. Orangtuanya pun menjamin TS tak akan melarikan diri jika polisi memerlukan memeriksanya lagi sewaktu-waktu.

Bom Beruntun Meledak di Mesir, 7 Tewas
Sebelumnya pelaku mengirimkan pesan singkat (SMS) yang berisi: “Hati2, kami semua keluarga besar ISIS hari ini akan turun ke Medan untuk bom di tempat keramaian dan tempat rumah penduduk yg ada di kota Medan.” SMS itu dikirimkan kepada layanan interaktif TVRI pada Minggu, 24 Januari 2016. (ase)
Polisi Antiteror Kanada.

Gelar Operasi Antiteror, Polisi Kanada Lumpuhkan Tersangka

Tersangka bernama Aaron Driver dan ia bertindak tunggal.

img_title
VIVA.co.id
11 Agustus 2016