Sudah Groundbreaking, Kereta Cepat Masih Bermasalah

Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

VIVA.co.id – Istana mengakui adanya perdebatan dari sejumlah kementerian, mengenai kereta cepat Jakarta-Bandung. Walau, groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo sudah dilakukan pekan lalu.

img_title HP Hilang Saat Perjalanan Kereta? Begini Cara Mengunci Perangkat, Melacak Lokasi hingga Mengamankan Akun

"Di sela-sela itu memang ada yang kita lihat ada perdebatan antar menteri terkait, antara Menhub dan yang lain," kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi Sapto Prabowo, di Istana Negara, Jakarta, Rabu 27 Januari 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johan menjelaskan, memang setelah mendapat laporan dari para menterinya, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan proses grounbreaking pembangunan proyek hasil kerjasama konsorsium BUMN dengan Tiongkok tersebut.

img_title Catat! Letakkan Batu di Atas Rel Kereta Bisa Dipenjara 15 Tahun

Meski di tengah jalan ada persoalan, proyek tetap dilanjutkan sembari evaluasi akan terus dilakukan oleh Presiden. Sebab menurut Johan, setelah proses kereta cepat ini berjalan, banyak masukan dan suara-suara protes dari masyarakat hingga anggota DPR.

"Dan Presiden sebenarnya kan, seharusnya menteri terkait apakah BUMN, apakah Kementerian Perhubungan, LHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) itu yang harusnya respons terhadap proyek ini," jelas Johan.

img_title Tracon Industri Tembus Milestone 25 Juta Jam Kerja Aman di 25 Tahun Beroperasi

Johan memastikan kritis serta protest yang disampaikan publik terkait proyek kereta cepat ini tidak otomatis menghentikan proses pembangunannya. Tapi persoalan yang muncul pasca groundbreaking,  juga menjadi perhatian khusus dari Presiden Jokowi kenapa itu bisa terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk persoalan izin pembangunan dan konsesi. Diakui Johan, ini belum tuntas dan kini masih diselesaikan oleh kementerian terkait.

"Itu kan dalam proses, lagi diproses Kemenhub. Jadi bukan mangkrak. Tetapi kan kemudian ada masukan-masukan yang saya sampaikan. Ini didengar Presiden. Masukan itu bisa dari DPR, masyarakat umum, pihak yang merasa bahwa ikut terlibat dalam kepentingan proyek itu," ujarnya.

Ilustrasi Pegadaian

Pegadaian Bantu Akses Dana Cepat Tanpa Bunga lewat Gadai Bebas Sewa Modal

Pegadaian menghadirkan layanan Gadai Bebas Sewa Modal bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa dikenakan bunga atau sewa modal. Program berlaku sejak (28/10/26).

img_title
VIVA.co.id
6 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut