Cegah Virus Zika, Bandara Bali Pasang Thermal Scanner

Nyamuk aedes aegypti
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Jasso
VIVA.co.id
- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali, memperketat pengamanan untuk mengantisipasi masuknya virus zika. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo menuturkan, pihaknya sudah memasang alat pemindai suhu tubuh.

"Soal virus zika, berkaitan dengan kawan-kawan kawasan pelabuhan mereka sudah berkoordinasi dengan kami, menyiapkan thermal scanner dan sudah terpasang," kata Trikora, Jumat, 5 Februari 2016.

Menurut dia, alat pemindai suhu tubuh itu khusus dipasang di pintu kedatangan internasional. Semua penumpang yang datang dari mancanegara, diwajibkan menjalani pemeriksaan terlebih dulu, sebelum diperbolehkan keluar bandara. "Di terminal internasional saja, karena kemungkinan penumpang (terjangkit virus) datang dari sana," imbuhnya. 

Nantinya, jika ada penumpang yang terindikasi terjangkit virus itu, dengan suhu tubuh di atas normal, maka akan dilakukan tindakan isolasi. Selanjutnya pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Bali, untuk pemeriksaan lebih lanjut. 
Kasus-kasus Virus Zika di Indonesia

"Sampai sekarang belum ada yang terdeteksi," jelasnya.
Virus Zika di Asia dan Afrika Berbeda?

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia- WHO menyatakan wabah virus Zika sebagai kondisi darurat kesehatan masyarakat dunia. WHO menempatkan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini, masuk dalam kategori yang sama seperti Ebola. 
Virus Zika Ikut Ganggu Persiapan Olimpiade 2016?

Para ahli pun memperkirakan mungkin ada empat juta kasus virus zika, yang telah menyebar ke 23 negara.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup

Bali Berencana Bangun Bandara Baru

Rencananya akan dibangun tahun 2017.

img_title
VIVA.co.id
4 Agustus 2016