Jokowi Ingin Implementasi e-Government Diperluas

Indonesia dan Korea Kerja Sama Pengembangan E-Government
Sumber :
  • Lilis Khalisotussurur

VIVA.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), Yuddy Chrisnandi mengatakan pemerintahan berbasis elektronik atau e-government akan memberikan sejumlah manfaat khususnya bagi pelayanan publik di Indonesia.

img_title Capaian Indeks Reformasi Birokrasi Kota Denpasar Jadi yang Terbaik, Bekerja untuk Kesejahteraan Rakyat

"e-government akan memberikan manfaat yaitu terdokumentasikannya seluruh data-data pemerintahan secara lebih baik dan efisien," kata Yuddy dalam acara peresmian Pusat Kerja Sama E-Government di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu 2 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan dokumentasi data pemerintahan secara elektronik ini akan menggantikan surat menyurat secara manual. Lalu penelusuran dokumen juga akan lebih simpel.

img_title Prabowo Diminta Turun Tangan Lakukan Reformasi Birokrasi

"Penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel. Jadi akan sangat bermanfaat baik dari segi efisiensi dan perbaikan badan publik. Presiden Jokowi memiliki keinginan kuat agar e-government bisa diimplementasikan secara luas dan merata," kata Yuddy

Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Korea meresmikan pusat kerjasama e-government. Pusat kerjasama ini ditujukan untuk mendukung program pemerintah Indonesia agar lebih transparan, efektif dan efisien berbasis e-government.

img_title Politik dan Keamanan yang Stabil Dinilai Harus jadi Pilar Keberhasilan Pemerintahan Prabowo
Ilustrasi Gedung BPK.

Tekankan Penerapan ESG dan Pemanfaatan AI, BPK Dorong Transformasi & Peningkatan Tata Kelola Kemenkum

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi atas upaya dan langkah transformasi yang dilakukan Kementerian Hukum, dalam memperkuat tata kelola kelembagaan.

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut