Mendagri: Program Pembangunan Harus Dibuat Kepala Daerah

Mendagri Tjahjo Kumolo
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Moh. Nadlir

VIVA.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, meminta kepala daerah menjadi panglima pembangunan di daerahnya. Pasalnya, saat ini masih ditemukan gubernur, bupati, dan wali kota yang menyerahkan perencanaan dan realisasi program pembangunan daerah kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

img_title Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan, Wamendagri Bima Arya Pacu Kapasitas Kepala Daerah

"Ada gubernur, bupati, wali kota menyerahkan urusan pembangunan ke SKPD dan wakilnya. Sekarang ini harus kepala daerah," tegas Tjahjo di Grand Sahid Jaya Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, kata Tjahjo, kepala daerah secara periodik, minimal dua bulan sekali, harus memberikan paparan terkait berbagai program pembangunan dan kebijakan lainnya. Hal itu agar semua pemerintah daerah bisa terintegrasi, demi konektivitas pembangunan yang lebih baik.

img_title Menjaga Pemerintahan di Masa Transisi Politik, Kemendagri Rekam Pembelajaran dari 12 Penjabat Kepala Daerah

"Kuncinya membangun tata kelola pemerintah pusat dan daerah yang harmonis, efektif efisien, demi mempercepat reformasi birokrasi," kata Mendagri.

Tjahjo menambahkan, sinergi dan konektivitas antar elemen pemerintah wajib terjalin, demi terwujudnya program pembangunan. 

img_title MK Perjelas Aturan Pemberhentian Kepala Daerah Berstatus Terdakwa, Tindak Pidana Politik Dikecualikan

"Pembangunan nantinya bukan hanya membangun wilayah, namun juga perbatasan harus diperhatikan," tutur Tjahjo. (ase)

Wamendagri Akhmad Wiyagus.

Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi di Daerah, Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Integritas

Wiyagus mengatakan, kepala daerah, khususnya yang baru menjabat, perlu segera beradaptasi dan benar-benar menjaga integritasnya agar tata kelola daerah berjalan baik.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut