KPK Dalami Pertemuan Pimpinan DPRD DKI dan Bos Agung Sedayu

KPK gelar keterangan pers terkait penangkapan M Sanusi
Sumber :
  • VIVA/Taufik Rahadian

VIVA.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menyatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai reklamasi di Teluk Jakarta.

img_title 3 Tahun Anies Jabat Gubernur DKI, Nasdem Soroti Reklamasi Ancol

Salah satu yang tengah didalami penyidik adalah dugaan pertemuan antara sejumlah pimpinan DPRD DKl Jakarta dengan Bos Agung Sedayu Group, Sugiyanto Kusuma alias Aguan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa isi pertemuan itu masih didalami oleh penyelidik, tapi dipercaya pertemuan tersebut merupakan rangkaian pertemuan proses dan penyertaan masing-masing pihak terkait konstruksi kasus," kata Saut melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Senin, 25 April 2016.

img_title Anies Menang Gugatan, MA Tolak Kasasi Penghentian Reklamasi Pulau M

Pertemuan yang berlangsung pada Januari 2016 itu disebut-sebut dihadiri sejumlah pimpinan DPRD, di antaranya Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi; Wakil Ketua DPRD M. Taufik; Wakil Ketua DPRD Mohamad Sangaji; Ketua Komisi D DPRD Mochamad Sanusi serta Ketua Pansus Reklamasi Selamet Nurdin.

Saut tidak menampik bahwa kasus ini bisa dikembangkan, termasuk berdasarkan temuan dari pertemuan tersebut. "Bisa saja kasusnya berkembang," ujar dia.

img_title Reklamasi Ancol, Persatuan Alumni 212 Tegaskan Anies Tak Ingkar Janji

Pada penyidikan kasus ini, penyidik telah memeriksa sejumlah pihak dari DPRD maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bahkan beberapa pimpinan DPRD diketahui telah lebih dari sekali diperiksa.

Selamat Nurdin, yang juga diperiksa sebagai saksi, telah membenarkan mengenai adanya pertemuan antara pihak DPRD dan pihak pengembang. Namun, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pertemuan tersebut. Dia mengaku siap menjelaskannya kepada penyidik KPK.

"Ini mau menjelaskan itu," ujar Selamat saat tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Terkait pertemuan itu, Krisna Murti, pengacara Sanusi, membenarkannya. Menurut dia, pertemuan tersebut membahas mengenai mekanisme Raperda Tata Ruang Reklamasi Teluk Jakarta.

Kuasa Hukum Sanusi lainnya, lrsan Gusfriyanto turut membenarkan mengenai pertemuan itu. Bahkan dia menyebut Presiden Direktur Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja juga turut hadir dalam pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terpisah, Pengacara Ariesman, Adardam Achyar pun mengakui pertemuan itu. Namun dia membantah ada pembahasan mengenai Raperda reklamasi yang pembahasannya alot di DPRD. Dia menyebut pertemuan itu sekadar silaturahmi.

Pada kasus ini, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APL), Ariesman Widjaja beserta karyawannya, Triananda Prihantoro terungkap mencoba menyuap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi hingga miliaran rupiah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut