JK: Voting Pemilihan Ketum Golkar Harus Tertutup

Presiden Joko Widodo Buka Munaslub Partai Golkar
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla, terus mengikuti perkembangan jalannya Munaslub Partai Golkar. JK mengatakan, dalam proses voting untuk memilih ketua umum partai Golkar harus diadakan secara tertutup.

img_title Bicara di Harvard, JK Ingatkan soal Perang Dunia hingga Korupsi yang Menekan Ekonomi Indonesia: Uang Saja Tidak Cukup!

"Sebenarnya sudah aturan kalau masalah orang ya harus tertutup," kata JK yang hari ini merayakan ulang tahun di rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 15 Mei 2016

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut JK, dengan voting tertutup maka tubuh Partai Golkar akan tetap terjaga. JK menilai, jika proses voting tersebut bersifat terbuka, maka berpotensi dapat menimbulkan polemik dan kesenjangan antar anggota partai.

img_title Beri Kuliah di NIU, JK Beberkan Alasan Transisi Energi Tak Mudah: Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

"Apabila terbuka, nanti di masa yang akan datang akan menimbulkan poros. Menimbulkan nanti kawan dan lawan terus menerus," ujarnya.

Yang terpenting, lanjut JK, dari Munaslub Golkar adalah hasil akhir yang nantinya didapat. Para anggota dan kandidat ketua umum Partai Beringin tidak perlu saling mengetahui yang memilih dan yang dipilih.

img_title Keren! JK Maraton Kuliah Umum di 3 Universitas Top AS, Bahas Perdamaian hingga Masa Depan Indonesia

"Yang paling penting ya hasil akhirnya kan. Yang paling baik yang bersifat tertutup. Berbahaya kalau terbuka,"ujarnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, dalam ajang Munaslub Golkar yang diadakan di Nusa Dua, Bali, ada delapan nama yang bertarung memperebutkan kursi ketua umum Partai Golkar.

Mereka adalah Ade Komarudin nomor urut 1, Setya Novanto nomor urut 2, Airlangga Hartarto nomor 3, Mahyudin nomor 4, Priyo Budi Santoso nomor 5, Aziz Syamsuddin nomor 6, Indra Bambang Utoyo nomor 7, dan Syahrul Yasin Limpo nomor 8.

Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK)

JK Tegaskan Percaya Ijazah Jokowi Asli: Tunjukkan Saja, Saya Justru Membela

Jusuf Kalla (JK) menegaskan percaya bahwa ijazah Jokowi asli. JK juga membantah tuduhan yang menuding dirinya membiayai pihak yang mempersoalkan ijazah Jokowi.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut