Ini Penyebab Kebocoran Keuangan

Ilustrasi asuransi.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Mengurangi konsumsi hingga tidak lebih besar dari penghasilan adalah salah satu jalan menuju kesuksesan ekonomi. Memang terdengar klasik, namun bukan berarti mudah untuk diterapkan. Apalagi, bila kian hari kebutuhan semakin bertambah.

img_title 4 Orang Kepercayaan Nusron Terseret, KPK Bongkar Duduk Perkara Hingga Jejak Uang Kasus HGB

Nah, untuk membantu Anda yang sedang berusaha berhemat, sebenarnya ada banyak kebocoran uang yang sering tidak disadari orang. Hal ini, berkaitan dengan beragam hal, mulai dari pengeluaran rutin bulanan hingga cara investasi yang keliru. Untuk membantu Anda, berikut kebocoran ekonomi yang sering terjadi dan cara memperbaikinya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Meninggalkan ruangan sementara AC menyala

img_title OTT HGB Bikin Geger! KPK Sita Rp106,3 M, Puluhan Miliar Ditemukan di Rumah Orang Kepercayaan Nusron

Anda sering meninggalkan ruangan, baik di tempat kerja maupun rumah, dengan kondisi pendingin udara (AC) menyala? Kebiasaan ini, tanpa disadari menambah biaya listrik bulanan yang sebenarnya tak perlu. Untuk mengatasi kebiasaan ini, coba gunakan thermostat digital.

Alat yang berfungsi mengatur suhu secara digital ini membantu Anda menghemat biaya listrik lima persen hingga 15 persen. Caranya? Atur thermostat untuk menaikkan suhu perlahan-lahan hingga mematikan AC pada saat udara mencapai suhu tertentu pada dini hari. Dengan demikian, AC tidak menyedot listrik banyak pada saat tak dibutuhkan.

img_title Terungkap! Bos Summarecon Diduga Setor Rp1,5 Miliar ke Orang Kepercayaan Nusron

Baca juga: Tip Sukses dari 5 Miliarder Dunia untuk Anak Muda Indonesia

2. Gunakan tandon penyimpan air

Bagi warga kota besar seperti Jakarta, suplai air bersih yang stabil mustahil diperoleh tanpa memiliki pompa air. Sebab, sumber air yang terbatas dan pengguna yang banyak. Tetapi, pompa air seringkali menjadi masalah, karena alat ini membutuhkan daya listrik yang besar.

Pada pompa air, tarikan awal akan memakai daya dua kali lipat dari daya yang tertera pada spek pompa. Contohnya, jika Anda menggunakan pompa berdaya 100 watt, pada saat start akan menyedot daya hingga 200 watt.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Listrik akan makin terkuras, apabila Anda punya kebiasaan menggunakan keran, seperti membuka keran kecil dan di rumah punya banyak penghuni. Agar konsumsi listrik semakin hemat, disarankan untuk menggunakan tandon penyimpan air.

Cara kerjanya sederhana, pompa akan mengisi air di tandon ketika sensor apung tergantung, alias air sedikit. Selain hemat listrik, keuntungan menggunakan tandon adalah memperpanjang masa pakai pompa karena tidak sering hidup dan mati.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut