Helikopter Jatuh di Papua

Helikopter jenis Bell 206 milik PT Amur Aviation Indonesia
Sumber :
  • Twitter

VIVA.co.id - Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pamuraharjo, melaporkan bahwa sebuah helikopter jenis Bell 206 yang lepas landas dari Nabire, Papua, jatuh di Kabupaten Paniai pada Sabtu, 4 Juni 2016.

img_title Berusia 25 Tahun, Ini Riwayat ATR 42-500 PK-THT yang Tabrak Pegunungan Bulusaraung, Bekas Maskapai Italia

“Informasinya begitu,” kata Hemi saat dihubungi VIVA.co.id.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi dia menolak menjelaskan dengan terperinci tentang kecelakaan itu, termasuk tentang jumlah korban. Soalnya petugas yang sedang dalam proses evakuasi, belum dapat dihubungi hingga Sabtu siang. “Jadi, soal korban, saya belum bisa memastikan, masih sumir,” kata Hemi.

img_title Tim DVI Periksa DNA 8 Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Belum Terima Jenazah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, helikopter itu jatuh di 99 Baya Biru, Distrik Bogobaida Kabupaten Paniai, Papua, pukul 08.15 WITA.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Polres Paniai, Ajun Komisaris Besar Polisi Semmy R Thaabaa, mengatakan bahwa sang pilot meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Sedangkan dua penumpang, yang diketahui bernama Ajo dan Danius, ditemukan selamat.

img_title Kotak Hitam Jet Pribadi Jatuh yang Menewaskan KSAD Libya Ditemukan

“Ajo dan Danius, dalam kondisi selamat, masih bisa bicara, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Nabire. Pilot, informasi yang kami dapat, meninggal di TKP (tempat kejadian perkara/lokasi kecelakaan),” kata Semmy dalam perbincangan dengan tvOne pada Sabtu siang. (ase)

Ilustrasi kecelakaan pesawat

Pesawat Kecil Tabrak Gedung Tertinggi di Beijing, China Zun Rusak dan Kawasan Bisnis Langsung Dievakuasi

Pesawat kecil menabrak gedung tertinggi di Beijing, China Zun. Alarm kebakaran berbunyi, kawasan bisnis dievakuasi, penyebab kecelakaan masih diselidiki.

img_title
VIVA.co.id
28 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut