Luhut Sebut Vaksin Palsu yang Beredar Barang Impor

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan memberikan pengarahan kepada para santri saat berkunjung ke pondok pesantren Asy Syafiiyah, Kedungwungu, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (24/6/2016).
Sumber :
  • ANTARA/Dedhez Anggara

VIVA.co.id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa vaksin palsu yang beredar di sejumlah rumah sakit saat ini adalah vaksin buatan luar negeri atau impor. Hal itu diakuinya usai mendapat informasi langsung dari Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.

Korban Vaksin di RSIA Mutiara Bunda Tuntut Medical Check-Up

"Jadi bagus juga untuk masyarakat tahu bahwa barang impor tak selalu lebih bagus dari buatan dalam negeri. Vaksin yang buatan dalam negeri malah tidak ada yang bermasalah," ujar Luhut di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Juli 2016.

Luhut mengungkapkan, usai rumah sakit mana saja yang menggunakan vaksin palsu tersebut dipaparkan ke publik. Sejumlah rumah sakit pun melakukan identifikasi dari tanggal berapa sampai berapa dan siapa saja yang diberikan vaksin palsu tersebut.

Posko Vaksin Palsu di RSIA Mutiara Bunda Dipenuhi Orangtua

"Kemarin Ibu Menkes kan dipanggil ke DPR. Saya tahu ibu Nila sudah buka mana-mana rumah sakit yang menggunakan itu," kata Luhut.

Saat ini, dia masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Kesehatan untuk mengatasi masalah itu. "Saya pikir itu orang kesehatan dan dokter-dokter yang akan mengevaluasi. Tentu nanti akan ada tindak lanjut dari Menteri Kesehatan," ujarnya. (ase)

Vaksin Palsu, RS Elisabeth Bekasi Malah Mengaku Korban
Okky Asokawati, Anggota Komisi IX DPR RI

Komisi XI: Kinerja Satgas Penanganan Vaksin Palsu Sudah Baik

Bareskrim sendiri sudah mengumumkan mengenai 14 rumah sakit.

img_title
VIVA.co.id
18 Juli 2016