Risma Siap Usir Pekerja Asing Ilegal dari Surabaya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat menggelar inspeksi mendadak beberapa waktu silam.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Zumrotul Abidin

VIVA.co.id – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma, mengaku resah atas mulai banyaknya warga asing yang bekerja secara ilegal di kota yang dipimpinnya. Menurut Risma, pada dasarnya dia tak keberatan jika warga asing itu dilengkapi dokumen resmi untuk bekerja di Surabaya.

img_title Jepang Ingin Batasi Pekerja Asing Mulai 2027, Kuota Ditarget 426 Ribu Orang

Masalahnya, lanjut Risma, belakangan ini tidak sedikit warga asing yang mengelabui petugas imigrasi. Cuma bermodal visa kunjungan wisata atau berstatus turis, tetapi kenyataannya malah bekerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka pun tidak membayar pajak dan biaya lain sebagaimana diwajibkan untuk semua pekerja asing. Negara pun berpotensi dirugikan oleh ulah mereka.

img_title Bos Bank AS Tolak Keras Mahalnya Visa H-1B Jadi Rp1,6 Miliar, Soroti Matinya Pelaku Usaha Kecil hingga Rugikan Ekonomi

Maka Risma menegaskan tak akan menoleransi warga asing yang bekerja secara ilegal di Surabaya. Jika ditemukan pekerja asing yang tanpa dilengkapi dokumen resmi, Pemerintah Kota tak segan mendeportasi atau memulangkan mereka ke negara asal.

“Makanya, mereka pun saya deportasi, karena masuknya dengan cara seperti itu (baca: ilegal),” kata Risma kepada wartawan di Surabaya pada Senin, 18 Juli 2016.

img_title Pekerja Asing di AS Panik Usai Trump Naikkan Biaya Visa Jadi Rp1,6 Miliar

Meski demikian, Risma juga mengatakan bahwa masalah itu juga harus dipandang dari sisi lain. Kini Surabaya sudah mulai banyak dilirik warga dari negara lain sebagai tujuan mencari pekerjaan.

Risma pun meminta seluruh masyarakat Surabaya untuk menyiapkan diri. Terlebih saat ini Surabaya sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Paling tidak dari sisi kreativitas dan akademis kita harus bagus. Karena kalau tidak, kita tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri,” ujar dia.

(ren)

Polisi datangi lokasi bentrokan. (Foto ilustrasi).

4 Orang Terluka dalam Bentrokan di Morowali, 75 Pekerja Asal China Diperiksa Polisi! Apa Pemicunya?

Ketegangan antara warga dan pekerja asing di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berujung pada evakuasi puluhan pekerja asal China. Kejadiannya Jumat (2/10/26).

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut