Periksa Saipul Jamil, KPK Usut Sumber Uang Suap Panitera

Sidang Vonis Saipul Jamil
Sumber :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa

VIVA.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami sumber uang yang diduga dipakai untuk menyuap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

img_title Suap Panitera, Kakak Saipul Jamil Divonis Dua Tahun Penjara

Keterangan mengenai sumber uang itu ditelisik penyidik dari pemeriksaan Saipul Jamil yang dilakukan pada hari ini, Selasa, 19 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saipul tercatat telah dua kali menjalani pemeriksaan penyidik terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

img_title Kakak Saipul Jamil Membela Diri di Persidangan

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, menyebut bahwa pemeriksaan Saipul masih berkisar soal sumber uang suap. "Pendalaman tentang sumber uang uang digunakan," kata Priharsa.

Penyidik menduga bahwa Saipul mengetahui mengenai sumber uang suap tersebut. Terlebih suap itu masih ada keterkaitan dengan putusan perkara pencabulan yang menjeratnya.

img_title KPK Tolak Permohonan Pengacara Saipul Jamil

Saipul pun terancam turut menjadi tersangka jika penyidik menemukan dugaan keterlibatannya dalam kasus ini. "Sepanjang ditemukan bukti yang cukup, siapapun bisa menjadi tersangka. Namun hingga saat ini belum," kata Priharsa.

Usai menjalani pemeriksaan kemarin, Saipul melalui kuasa hukumnya membantah pernah berkomunikasi atau menjanjikan apapun kepada hakim dan panitera.

Mengenai sumber uang yang diduga dipakai untuk menyuap Rohadi, Tito mengakui uang tersebut merupakan uang kliennya. Namun Tito menyebut bahwa kliennya tidak mengetahui jika uang itu digunakan untuk menyuap.

Menurut Tito, Saipul memang menyerahkan sejumlah uang kepada kakaknya yang bernama Samsul Hidayatullah. Namun uang tersebut, menurut Tito, diperuntukan sebagai dana operasional Saipul dalam menjalani proses hukum di Pengadilan, seperti membayar pengacara, membayar saksi ahli dan lainnya.

Tito menyebut Saipul tidak tahu secara detail pengeluaran uang tersebut. "Semua diserahkan sepenuhnya ke Samsul," kata dia.

Tito menambahkan terkait dana itu, ada permintaan uang sebesar Rp250 juta dari Berthanatalia Rukuk Kariman, pengacara Saipul dalam perkara pencabulan. Uang diminta Bertha kepada Samsul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun lagi-lagi Tito menyebut Saipul mengaku tidak mengetahui jika uang itu digunakan untuk suap. "Bang Ipul enggak tahu," ujar Tito.

Diketahui, penyidik telah menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut