HUT ke-71 Republik Indonesia

Napi Asing di Manado Minta Hapus Hukuman Mati

Donya Preston, warga negara Afrika Selatan sebagai narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Manado, Sulawesi Utara, pada Selasa, 16 Agustus 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agustinus Hari

VIVA.co.id – Donya Preston terlihat ceria seusai latihan tarian modern bersama teman-teman narapidana perempuan lain untuk persiapan upacara perayaan Hari Ulang Tahun ke-71 Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado, Sulawesi Utara, pada Selasa, 16 Agustus 2016.

img_title 2.538 Vape 'Narkoba' hingga 49.627 Pil Ekstasi Dimusnahkan Polda Aceh

Sesekali dia tersenyum dan bercanda dengan sejumlah napi. Donya ialah satu dari lima napi asing yang meringkuk di tahanan Lapas Manado karena terjerat kasus narkoba. Napi asal Afrika Selatan itu dihukum 20 tahun penjara sejak tahun 2013. Dia baru menjalani masa tahanan tiga tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain ikut tarian modern, Donya diberi tugas dan masuk kelompok paduan suara menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Ini tahun ketiga saya ikut. Dan saya hafal betul lagu Indonesia Raya. Saya sangat senang sekali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia,” kata Donya kepada VIVA.co.id.

img_title Terungkap! Modus Sistem Tempel 29 Cartridge Narkoba Etomidate, Pelaku Dibekuk di Tangerang

Dia punya harapan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI agar pemerintah mencabut hukuman mati. “Saya berharap hukuman mati di Indonesia dihilangkan. Karena yang jadi korban hukuman mati bukan keinginan sendiri tapi ada juga dijebak,” katanya.

Donya mengaku, jika nanti Sulut punya Lapas perempuan sendiri, dia ingin mengajar Bahasa Inggris kepada warga binaan lain. “Dan saat bebas nanti saya ingin mengumpulkan anak-anak jalanan dalam sebuah rumah dan mengajarkan mereka untuk bisa hidup mandiri. Itu cita-cita mulia saya. Entah rumah anak jalanan itu mau bikin di Manado atau kembali ke Afrika Selatan,” lanjut dia.

img_title Ammar Zoni hingga Revaldo, Ini Deretan Artis yang Bolak-balik Terjerat Narkoba

Jika rindu dengan orang tua dan anaknya, Donya sering meminta tolong petugas Lapas untuk menghubungi orang-orang yang dicintainya itu. “Orang-orang Lapas Manado sangat baik. Minggu lalu berbicara melalui telpon dengan ibu saya. Saya rindu mereka. Untuk menghilangkan stres biasanya saya hanya berdoa saja,” kata Donya, mengakhiri pembicaraan yang ikut didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkunham Sulut, Antonius Ayurbaba.

(ren)

Barang bukti kasus narkoba yang diungkap Polda Metro Jaya

5 Sindikat Sabu Diciduk di Bekasi, Polisi Temukan 2 Senjata Api dan 16 Peluru Tajam

Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dibongkar Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut