Perwira Polisi Palembang Ternyata Pengedar Narkoba

Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memperlihatkan barang bukti sabu-sabu hasil penangkapan seorang perwira polisi Palembang pada Selasa, 16 Agustus 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Aji YK Putra

VIVA.co.id - Seorang perwira polisi berinisial MA dan berpangkat ajun inspektur polisi satu (aiptu) ditangkap aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel). Aiptu MA diduga mengawal atau membekingi transaksi sabu-sabu seberat 1 kilogram pada Senin, 15 Agustus 2016.

img_title Polisi Obok-obok Kampung Berlan di Matraman, 8 Orang Ditangkap terkait Narkoba

Aiptu MA diketahui menjabat Kepala Unit 1 Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aparat Direktorat Narkoba Polda Sumsel awalnya melakukan penyamaran dengan memesan sabu-sabu sebanyak 1 kilogram. Petugas pun bertransaksi di depan sebuah rumah makan di Jalan Demang Lebar Daun, Kota Palembang.

img_title 7 WNI Awak Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin Dibebaskan, Satu Warga Taiwan Jadi Tersangka Tunggal

Ketika di sana, Aiptu MA tanpa sadar melakukan transaksi. Saat mengetahui itu polisi, MA berusaha kabur sehingga petugas meletuskan beberapa kali tembakan. Aiptu MA akhirnya roboh setelah menerima empat tembakan di kaki dan pinggang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan, Komisaris Besar Polisi David Syah, mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, Aipda MA bukan hanya membekingi penyalahgunaan narkoba, melainkan juga pengedar.

img_title Polisi Cokok 3 Pria yang Diduga Jadi Pengedar Narkoba, Sabu hingga Etomidate Disita

“Sekarang Aipda MA masih dirawat di rumah sakit. Pemeriksaan sementara dia juga pengedar,” kata Irawan David Syah di Palembang pada Selasa, 16 Agustus 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak sepuluh paket besar dengan total berat mencapai 1 kilogram dan senilai Rp1 miliar.

Polisi juga menangkap tiga tersangka lain yang bekerja sama dengan Aiptu MA. Mereka, antara lain, ARD (laki-laki, 24 tahun), ST (laki-laki, 55 tahun), APK (perempuan, 29 tahun).

Ilustrasi sabu

Bareskrim Polri Grebek Laboratorium Narkoba di Aceh yang Produksi 1,2 Ton Sabu, 10 Orang jadi Tersangka

Bareskrim Polri menetapkan 10 tersangka dalam kasus laboratorium narkoba (clandestine laboratory) yang diduga memproduksi 1,2 ton sabu di kawasan Mutiara Timur, Aceh.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut