Mengejutkan, Ikan Lele Makan Tikus

Lele makan tikus di Australia
Sumber :
  • www.australiangeographic.com.au/Murdoch University

VIVA.co.id – Tim peneliti dari Murdoch University, Australia menemukan isi perut ikan lele (lesser salmon catfish) dari Sungai Ashburton penuh dengan tikus. Penemuan ini mengejutkan para ilmuwan, sebab ini menjadi kasus pertama kalinya, ikan lele memakan mamalia.

img_title Naas! Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Gegara Tenggelam di Sungai Komering Sumsel

Dilansir Australian Geographic, Rabu 31 Agustus 2016, tikus yang dimakan ikan lele tersebut jenis tikus Spinifex dengan nama spesiesnya Notomys alexis. Salah seorang peneliti, David Morgan mengatakan, mereka melakukan pembedahan terhadap 18 ekor lele.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu cukup mengejutkan, sekitar setengah (dari lele yang dibedah) memiliki setidaknya satu tikus di perut mereka, dan dua dari mereka (18 ekor) memiliki tiga ekor tikus. Secara keseluruhan, 95 persen dari isi perut lele adalah tikus Spinifex,” ujar Morgan.

img_title Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Morgan menceritakan, awal mula mereka tertarik meneliti ikan lele di sungai Australia itu dikarenakan perbedaan ukuran tubuh dengan lele di sungai lainnya. Ukuran tubuh lele di Sungai Ashburton lebih besar, yakni panjang 75 sentimeter dan lebar 50 sentimeter.

"Beberapa lele yang memiliki perut yang benar-benar buncit dan kami ingin tahu apa yang ada di sana,” kata Morgan.

img_title Menteri Ara Bicara Wacana Konsep Hunian di Atas Sungai

Populasi tikus ‘meledak’

Ikan lele diketahui mengkonsumsi jenis hewan krustasea, buah, serangga dan tanaman, tapi sebelum terjawab, peneliti pun bingung entah bagaimana lele-lele itu mendapatkan tikus.

Setelah ditelusuri, ternyata tikus Spinifex ditemukan di seluruh zona kering Australia tengah dan barat. Tikus Spinifex mengalami ‘booming’ populasi yang dramatis setelah musim hujan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian mereka membangun sarang di tepi sungai, namun sayangnya tikus-tikus terpaksa menjadi makanan mangsanya, yakni ikan lele.

Tapi, peneliti juga menyimpulkan kemungkinan lainnya, yaitu terkait dengan kesamaan aktivitas kedua hewan itu. Ikan lele dan tikus merupakan hewan nokturnal, atau hewan malam, jadi kesempatan besar bagi lele memburu tikus di tepi sungai.

Ilustrasi Penelitian

Virus Misterius Tewaskan Peneliti di Rusia, Akankah Bisa Jadi Wabah Baru?

Seorang peneliti di laboratorium Irkutsk Research Anti-Plague Institute of Siberia, di Kota Shelekhov, Rusia meninggal karena infeksi virus misterius pada pekan lalu.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut