Bentrok, Pengamanan Lampung Diperketat

Ilustrasi/Bentrok Antar Warga di Lampung
Sumber :
  • Antara/Kristian Ali

VIVA.co.id – Petugas kepolisian dan ratusan personel TNI dari Kodim 0426 melakukan pengamanan ketat di lokasi bentrokan warga Desa Bujuk Agung dengan petugas keamanan milik PT Bangun Nusa Indah Lampung di wilayah Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang Lampung, Sabtu, 1 Oktober 2016.

img_title Sebanyak 38 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak Sudah Diproses Purbaya CS

Dari pantauan, suasana di lokasi sisa bentrokan terlihat masih mencekam. Jumlah kendaraan roda dua yang terbakar akibat amuk massa dilaporkan mencapai 36 unit, termasuk traktor dan empat kendaraan milik perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih belum ada pernyataan resmi kepolisian soal kerusuhan ini. Namun dari informasi terhimpun, bentrokan yang diikuti oleh ribuan warga desa melawan ratusan petugas keamanan perusahaan ini ditengarai oleh sengketa lahan.

img_title KLH Hitung Kerugian Negara Imbas Karhutla Capai Rp5,30 Triliun, 19 Perusahaan Diperiksa

Sebabnya, ribuan warga desa memang sedang berjuang untuk mendapatkan lahan mereka kembali yang diduga dicaplok oleh perusahan. Selama dua bulan belakang, warga bertahan dengan mendirikan tenda di lokasi lahan yang bersengketa.

Dari kesaksian seorang warga, Sugiono. Bentrokan yang terjadi pada Sabtu pagi itu awalnya dimulai oleh kedatangan ratusan petugas keamanan PT Bangun Nusa Indah Lampung ke tenda milik warga yang bertahan di lokasi tanah sengketa.

img_title Purbaya Kejar Potensi Pajak Rp 5 Triliun dari 40 Perusahaan Baja

Saat itu, petugas keamanan disebutkan membawa senjata tajam dan mengolok-olok warga dengan cara membacok diri sendiri. Warga pun emosi, lalu membunyikan kentongan peringatan yang memancing ribuan warga lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Warga terpancing provokasi itu dan emosi, karena tenda yang mereka buat dan ditempati akan digusur dan menantang warga pakai senjata tajam. Lalu warga membunyikan kentongan sebagai tanda bahaya," ujar Sugiono.

Herliyanto/Lampung

Menteri LH, Jumhur Hidayat

Pemerintah Segel 21 Perusahaan Imbas Karhutla, Paling Banyak di Kalimantan Barat

Menteri Lingkungan Hidup (LH)z Jumhur Hidayat menegaskan telah menyegel 21 perusahaan imbas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut