Wartawan di Manado Boikot Liput HUT TNI

Aksi protes puluhan Jurnalis Kabupaten Malang atas kekerasan yang dilakukan anggota TNI Madiun terhadap seorang jurnalis, Senin (3/10/2016)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lucky aditya

VIVA.co.id – Setelah terjadinya penganiayaan yang dilakukan oknum TNI terhadap wartawan Net TV di Madiun, Jawa Timur, para jurnalis di Manado, Sulawesi Utara, memboikot peliputan acara HUT ke-71 TNI, Rabu, 5 Oktober 2016.

img_title Babinsa Cekcok dengan Satpol PP Saat Razia Warung Remang Berujung Diperiksa Denpom! Dandim Samarinda Sampai Minta Maaf

Ketua Aliansi Jurnalis Independen Manado, Yoseph E. Ikanubun, mengatakan aksi ini untuk menunjukkan bentuk solidaritas wartawan, yang sampai hari ini masih mengalami kekerasan saat melakukan kerja-kerja jurnalistik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sepakat memboikot peliputan HUT TNI yang digelar hari ini. Kami mengutuk keras tindakan aparat TNI yang menganiaya kawan kami dalam bekerja," ujar Yoseph di Manado.

img_title Polda Papua Catat 25 Warga Sipil dan 4 Personel TNI-Polri Tewas Akibat Ulah KKB

Menurut dia, kasus penganiayaan terhadap jurnalis bukan baru kali ini saja terjadi. Hal ini membuktikan TNI tidak mencintai rakyatnya. Yoseph juga melihat kasus kekerasan yang dialami wartawan merupakan upaya penghalangan kerja jurnalis secara sadar dan sengaja. 

"Berulangnya kasus kekerasan terhadap jurnalis oleh institusi TNI, sangat kontradiktif dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang pernah menegaskan, kasus kekerasan terhadap jurnalis di Medan, Sumatera Utara, adalah terakhir kalinya. Tapi nyatanya masih terus terjadi," katanya.

img_title Basarnas: Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal Arupadhatu 1 Tak Diperpanjang, Fokus Penyisiran Hingga E-Broadcast ke Nelayan

Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Sulawesi Utara, Amanda Komaling, menjelaskan boikot peliputan ini sebagai tanda agar TNI ke depannya bisa menghentikan tindakan kekerasan terhadap wartawan, karena kerja jurnalistik juga dilindungi undang-undang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menilai masih terus terjadi kekerasan yang dialami wartawan membuktikan TNI tak paham kerja-kerja jurnalistik. Kami minta Panglima TNI bersikap tegas agar tidak ada lagi kasus serupa. Dan kami minta kasus yang dialami wartawan Net TV diusut tuntas," ujar Amanda..

Sebelumnya, kontributor Net TV di Madiun, Sonny Misdananto, diduga dianiaya saat mengambil gambar pemukulan anggota TNI terhadap anggota perguruan silat yang konvoi di Madiun, Minggu, 2 Oktober 2016. Kamera dan kartu memori penyimpan data rekaman gambarnya juga diminta paksa dan dirusak. (ase)

Ketika Sipil dan TNI-Polri Adu Fisik di Satu Arena

Ketika Sipil dan TNI-Polri Adu Fisik di Satu Arena

Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai penyelenggaraan PRIMAROX 2026 di Hall 8–9 ICE BSD City, Tangerang. Ajang hybrid fitness race ini mempertemukan masyarakat sipil

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut