Kapolri: Pengamanan Pilkada Serentak 2017 Harus Optimal

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan mantan Kapolda Metro Irjen Pol M. Iriawan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Raudhatul Zannah

VIVA.co.id – Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian memastikan pengamanan dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017 mendatang dapat terlaksana secara optimal.

img_title Kesaksian Orang Tua Siswa soal Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel: Terjadi saat Libur Pilkada Jakarta Hujan Deras

Salah satu pengamanan yang akan dilakukan pihak kepolisian adalah dengan melakukan pengawalan terhadap setiap pasangan calon kepala daerah pada saat proses Pilkada berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tito menyebut pengawalan pelaksanaan pilkada agar berlangsung lancar penting lantaran sebagai bagian dari proses demokrasi.

img_title Legislator PDIP: Politik Uang Bisa Selesai dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tidak Langsung

"Pilkada adalah bagian kemerdekaan rakyat untuk memilih. Dalam konteks ini peranan kita semua aparat keamanan untuk mengawal dam mengamankan proses Pilkada sehingga harus terlaksana secara optimal," kata Tito Karnavian di Monas, Jakarta, Rabu, 12 Oktober 2016.

Menurut Tito, pelaksanaan Pilkada serentak pada 2017 mendatang akan berlangsung dengan baik, jika semua pihak yang berkepentingan mampu memainkan peranannya sesuai tahapan dan tugas pokok masing-masing.

img_title Puan Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung, DPR Segera Tindak Lanjuti

Unsur-unsur yang dimaksud oleh Jenderal Polisi bintang empat itu antara lain adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pasangan Calon, media, lembaga independent, tokoh masyarakat dan warga serta aparat keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari setiap unsur ini pun diharapkan dapat memerankan peranannya masing-masing," kata Tito Karnavian.

Diketahui, pada tahun 2017 mendatang, setidaknya ada 101 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada. Termasuk diantaranya adalah pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Ilustrasi Pilkada

DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengusulkan pilkada dilakukan hanya untuk memilih kepala daerah, sementara wakilnya ditetapkan berdasarkan pilihan kepala daerah.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut