Ketua KY: Banyak Hakim yang Ngekos

Ilustrasi.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Komisi Yudisial (KY) mendorong adanya perbaikan kesejahteraan hakim yang berada di bawah Mahkamah Agung. Hal tersebut diperlukan untuk memperkuat independensi hakim, dan secara tidak langsung akan mengurangi adanya praktik mafia peradilan.

img_title Destry Damayanti Resmi Dilantik Jadi Gubernur BI Periode 2026-2031

Terkait kesejahteraan hakim, Ketua KY, Aidul Fitriciada Azhari mencontohkan, bahwa fasilitas perumahan bagi hakim masih memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fasilitas rumah atau perumahan bagi hakim, sangat buruk dan tidak layak di beberapa daerah," kata Aidul di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 1 November 2016.

img_title MA Terbitkan SEMA 3/2026, Aturan Baru Praperadilan untuk Cegah Perkara Berlarut

Padahal sesuai peraturan, hakim seharusnya menempati rumah negara.

"Faktanya banyak hakim yang ngekos di tempat yang tidak layak, tidak sesuai dengan martabat hakim," katanya.

img_title MA Terbitkan Petunjuk Buat Hakim Tangani Praperadilan, Begini Isinya

Hal tersebut kemudian diusulkan KY saat melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Mengingat pengelolaan mengenai rumah negara berada di bawah Sekretariat Negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sampaikan kepada Presiden, rumah negara wewenang Sekretariat Negara. Sehingga apabila perumahan bisa dipenuhi setidaknya hakim akan mempunyai martabat untuk tampil dengan cukup di masyarakat dan di peradilan," ujar Aidul.

(mus)

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti (tengah)

Destry Damayanti Siapkan Strategi 3I Plus S Usai Resmi Pimpin BI, Apa Itu?

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti menegaskan komitmennya untuk membawa ekonomi Indonesia menjadi lebih baik dengan menyiapkan strategi 3I plus S.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut